Kabupaten Ini Menjadi Tempat Terbaik Untuk Melihat Gerhana Matahari Cincin

in , ,
o img 26611 ilustrasi gerhana matahari cincin
Credit Picture: HiTekno

Besok, tepatnya Kamis, 26 Desember 2019, kita akan bisa menyaksikan salah satu fenomena alam yang terjadi di angkasa. Yup, gerhana matahari cincin. Kita patut bersyukur karena kali ini, Indonesia menjadi tempat terbaik untuk mengamati pemandangan tersebut.

Nah, apakah boleh menyaksikan gerhana matahati cincin tanpa bantuan alat? Berikut ulasannya!

Apa itu gerhana matahari cincin?

Gerhana matahari cincin disebut juga dengan ring of fire. Fenomena yang akan terjadi akhir tahun ini merupakan fenomena di mana posisi Bulan berada di antara Bumi dan Matahari.

Pada bulan Juli kemarin, terjadi fenonema gerhana matahari total, namun Indonesia tidak kebagian pemandangan tersebut. Kemudian, pada awal 2019 kemarin, ada juga fenomena gerhana matahari parsial.

Nah, pada fenomena gerhana matahari cincin, jarak Bumi dan Bulan tidak sedekat saat gerhana matahari total. Selain itu, NASA merilis daerah-daerah di mana saja yang menjadi jalur gerhana matahari cincin nanti.

3565372184
Jalur gerhana matahari cincin yang dirilis NASA | bobo

Jika diperhatikan dengan seksama gambar di atas, Indonesia menjadi salah satu daerah yang dilewati gerhana matahari cincin. Kabupaten Siak di Riau, merupakan tempat terbaik untuk bisa melihat gerhana matahari cincin.

ARTIKEL TERKAIT •
Jika Hukuman Mati Diterapkan Bagi Koruptor di Indonesia

Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi juga termasuk daerah di Indonesia yang bisa menyaksikan fenomena alam ini.

Tidak hanya di Indonesia, jika dilihat lajur gambar di atas, ada beberapa negara lain di mana gerhana matahari cincin akan terlihat. Ada Uni Emirat Arab, India, Oman, Srilanka, Malaysia, Singapura, Guam, Kepulauan Mariana Utara, Saudi Arabia, dan Qatar.

Bolehkah melihat gerhana matahari secara langsung?

Memang bukan merupakan fenomena gerhana matahari total, namun ternyata kita tidak diperbolehkan melihat secara langsung gerhana matahari cincin secara langsung tanpa bantuan alat.

Dieprkirakan, pada pukul 12:36 WIB, gerhana matahari cincin akan mencapai puncaknya. Melihat fenomena alam ini jika tanpa bantuan alat, bisa membahayakan mata kita.

Dilansir bobo.grid.id, menurut space.com, bahkan kaca mata hitam biasa atau pun kaca mata dengan anti UV belum cukup aman untuk melindungi mata kita saat gerhana matahari cincin terjadi.

Untuk bisa melihat fenomena ini, kita harus menggunakan kaca mata khusus, yang memang didesain untuk melihat gerhana matahari. Bahkan terdapat filter atau lapisan pelindung. Filter ini bisa digunakan fotografer untuk mengabadikan fenomena tersebut dengan aman.

ARTIKEL TERKAIT •
Kenali Lebih Dekat Asteroid Raksasa Yang Akan Melintasi Bumi, April 2020

Berikan Nilai Untuk Konten ini