Jika Astronaut Melompat dari Stasiun Ruang Angkasa Internasional

in
Spacewalk E1472833469807
Ilustrasi | jejaktapak

Melompat di Bumi lebih mudah dilakukan karena terdapat gaya gravitasi, kita bisa melompat kembali setelah mendarat di permukaan.

Lalu, apa yang terjadi jika kita melompat dari stasiun ruang angkasa internasional ya?

Tidak akan jatuh ke bawah

Astrounot | pegipegi

Jika seorang astronot melompat dari stasiun ruang angkasa internaisional, ia tak akan jatuh ke bawah. Sang astronot akan jatuh pada orbit dan ikut mengorbit bumi seperti benda angkasa lainnya, termasuk seperti ISS.

Tubuh astronot akan berputar mengelilingi bumi, setelah tubuh astronot keluar dari ISS, tubuhnya akan ikut mengorbit. Itu karena ISS telah mengorbit bumi dengan kecepatan tinggi, yaitu 27.680 kilometer per jam.

Menabrak sampah ruang angkasa

Tubuh astronot juga akan bertabrakan dengan sampah di ruang angkasa. Selain di bumi, di ruang angkasa juga terdapat sampah.

Sampah di sana merupakan sisa-sisa puing serpihan dari badan pesawat ruang angkasa atau pun satelit.

Sampah-sampah tersebut juga mengorbit mengitari bumi seperti benda-benda angkasa lainnya. Terdapat sekitar 13.000 sampah di sana dengan berbagai bentuk dan ukuran. Mereka mengorbit bumi dengan kecepatan 32.200 kilometer per jam.

Meskipun ISS bertabrakan dengan sampah ruang angkasa, maka tak akan menimbulkan kerusakan yang berarti, berbeda dengan ISS yang memiliki ukuran yang besar, astronot yang bertabrakan dengan sampah ruang angkasa akan mengalami kerusakan pada baju ruang angkasa yang digunakannya.

Mengorbit dalam waktu yang lama

Tubuh astronot tidak akan selamanya berada pada orbit bumi, dalam waktu yang sangat lama, ia akan memasuki atmosfer bumi.

Waktu manusia berputar-putar mengorbit bumi diperkirakan 2,5 tahun. Lalu tubuhnya akan memasuki atmosfer bumi hingga tubuhnya akan jatuh ke bumi.

Namun, hal yang berbahaya akan terjadi pada astronot jika hal itu terjadi. Baju astronot yang ia kenakan akan terbakar karena gesekan dengan molekul udara atmosfer dengan panas 1.650 derajat Celcius.

Lalu, selain itu astronot juga akan pingsan karena darah kepala menuju ke kaki akibat perputaran yang cepat setelah mengorbit bumi.

Tinggalkan Balasan