Mengenal kelainan unik Melanisme, kelainan unik kebalikan dari albino

Tumblr MmdudjJaV81s9hvyfo1 500

Setiap manusia diciptakan oleh tuhan dengan berbagai keunikannya masing-masing. Berkat keunikan itulah setiap orang bisa meningkatkan kelebihan bahkan kekurangan menjadi kelebihan yang ada pada dirinya.

Dari itu patutnya kita bersyukur kepada tuhan yang telah memberikan keunikan itu kepada kita. Salah satu keunikan yang diberikan-Nya adalah albino.

Pasti teman-teman EBid sudah pada tahukan apa yang dimaksud dengan albino? Untuk mengingat kembali, albino adalah kelainan gen yang membuat penderitanya memiliki kulit pucat, rambut/bulu putih, dan mata kemerahan. Albino biasanya disebabkan oleh produksi melanin yang sangat sedikit.

Ternyata dibalik yang namanya albino ada juga yang namanya melanisme. Apakah itu?


Melanisme disebabkan oleh diproduksinya zat melamin secara berlebihan

Z

Melanisme adalah lawan dari albino. Jadi bisa disimpulkan jika melanisme memiliki pengertian kelainan gen dimana produksi melanin meningkat sehingga penderitanya akan memiliki kulit berwarna gelap dan hitam, rambut dan bulu hitam, semua tubuhnya menjadi hitam.

Jika albino terjadi karena kekurangan zat melamin, melanisme sebaliknya. Kelainan genetik ini disebabkan oleh zat melamin yang berlebihan.

Melanin yang berlebihan itu menumpuk di tubuh mereka. Akhirnya, tubuh dan kornea mata penderita melanisme pun berubah menjadi hitam.

Melanisme juga memiliki fakta yang menarik untuk dikupas. Salah satunya adalah kasus albino cukup banyak terjadi pada manusia sedangkan kasus melanisme agak jarang terjadi pada manusia.


Melanisme banyak terjadi dalam dunia hewan

Kasus melanisme malah banyak terjadi pada hewan. Jaguar hitam yang hidup di hutan hujan termasuk contoh hewan yang mengalami melanisme.

Z

Selain jaguar hitam, melanisme juga pernah menimpa banyak hewan, seperti singa, tikus, penyu, ular, ayam, dan masih banyak lagi. Dan ternyata ayam cemani yang kita kenal memiliki warna tubuh penuh hitam itu termasuk kelainan melanisme.

Para ilmuwan percaya bahwa banyak hewan telah berevolusi menjadi sangat gelap sehingga mereka dengan mudah berkamuflase (menyamarkan diri) di lingkungan alami mereka.

Panther (macan tutul hitam),misalnya, berburu di tengah malam dengan memanfaatkan bulu kulit mereka yang hitam. Kulit hitamnya memunkinkan panther untuk bersembunyi dan menyergap mangsa yang tidak menyadari keberadaanya.


Pada hewan, melanisme merupakan sesuatu yang baik bagi mereka

Terlepas dari keuntungan karena bisa berkamuflase dengan baik di hutan, para ahli telah membuktikan bahwa kucing yang berkulit hitam lebih cerdas daripada yang berkulit putih.

Tidak hanya mereka memiliki keseimbangan yang lebih baik, tetapi mereka dapat merespon lebih cepat dan memiliki sistem saraf yang unggul. Kondisi kulit melanisme banyak ditemui di banyak hewan mulai dari binantang kecil seperti tupai sampai ke binatang bertubuh besar seperti panther.

Selain kondisi melanisme yang terjadi secara alami, hewan juga bisa memperoleh kondisi melanisme dikarenakan faktor yang disebabkan oleh Manusia. Nengat Biston, adalah salah satu contoh hewan yang mengalami kondisi melanisme akibat perbuatan Manusia.

Pencemaran udara hebat yang terjadi akibat revolusi Industri di Eropa pada akhir abad 18th. Kondisi atmosfer yang buruk merubah kulit pohon-pohon disana menjadi lebih gelap sehingga Ngengat Biston harus menyesuaikan diri dengan merubah warna tubuhnya menjadi gelap untuk bertahan hidup.

Namun, tidak semua hewan berkulit hitam bisa disebut hewan melanistik. RSPB (Royal Society untuk Perlindungan Burung) telah melaporkan bahwa burung-burung laut yang diduga memiliki sifat melanism pada kenyataanya burung tersebut bulunya hanya terkena tumpahan minyak di laut saja.

Terpaparnya bulu burung laut dengan minyak tidak menyebabkan burung-burung laut tersebut benar-benar memiliki sifat melanism. RSPB juga menyatakan bahwa makanan dapat memiliki efek besar pada pigmentasi kulit burung, dan biji rami dan minyak bisa membuat makhluk ini berubah menjadi hitam dari waktu ke waktu.


Melanisme juga dapat terjadi pada manusia

Tidak cuma pada hewan, kondisi melanisme juga terjadi pada manusia walaupun kasusnya hanya sedikit. Melanisme pada orang kulit putih sangat mudah dikenali yang biasanya ditandai dengan munculnya bercak-bercak hitam di berbagai bidang kulit.

Melanisme pada manusia bisa disebabkan karena paparan sinar matahari yang telalu sering sehingga kulit memproduksi banyak pigment hitam. Bagi orang berkulit putih, kondisi melanisme pada mereka membuat kulit mereka nampak lebih gelap dibandingkan dengan orang kulit hitam biasa.

Keunikan memang menjadi hal yang tidak biasa oleh orang-orang yang mungkin berpikiran aneh. Tapi jika kita berpikir secara luas keunikan menjadi hal yang sangat menyenangkan bagi pemilik keunikan itu sendiri. Jangan takut untuk menjadi beda dari orang lain karena keunikan itu adalah kelebihan kita.


SC:

wikipedia

https://www.zonasiswa.com/2016/11/hewan-menalistik-kebalikan-dari-hewan.html?m=1

https://bobo.grid.id/read/08681764/selain-albino-ada-juga-melanisme-apakah-itu?page=all

This post was created with our nice and easy submission form. Create your post!

0/5 (0 Reviews)

Contributor

Written by Muhammad Rifai

Story Maker
Content Author