Cara Mengetahui Arah Mata Angin Tanpa Kompas, Biar Nggak Tersesat!

in
Kompas 300x203

Siapa diantara kalian yang mempunyai hobi travelling? Mendaki gunung? Menjelajahi alam liar? Mungkin banyak yah.

Kegiatan seperti itu merupakan refreshing yang sangat menyenangkan, apalagi bareng keluarga kan? Tentunya. Namun ada banyak hal yang harus dipersiapkan matang-matang dan jauh-jauh hari sebelum hari H-nya.

Mental, fisik serta alat-alat yang berguna dalam kegiatan ini harus benar-benar lengkap dan gak boleh ada yang kurang. Contohnya adalah Kompas. Yah, kompas merupakan salah satu benda yang menjadi prioritas dalam berpetualang di alam liar. Membantu menemukan arah ketika kita hilang, tersesat atau keluar jalur. Namun bagaimana jadinya jika kita lupa, atau mungkin kehilangan kompas yang telah kita persiapkan sebelumnya?

Berikut adalah beberapa cara untuk menentukan arah mata angin tanpa kompas.

1. Menggunakan Magnet Bulat dan Paku

Yah, mungkin magnet dan paku juga harus dipersiapkan untuk menanggulangi hal-hal yang tidak kita inginkan, seperti kehilangan kompas. Magnet dan paku bisa menjadi solusi alternatif dalam menentukan arah mata angin. Magnet selalu mempunyai dua Kutub, Kutub Selatan dan Kutub Utara. Kedua Kutubnya ini selalu berhadapan dan mengarah langsung ke Kutub Bumi.

Namun, bagaimana caranya mengetahui dimana kedua bagian Kutub pada magnet bulat tersebut? Disinilah gunanya paku. Paku bisa dijadikan sebagai alat untuk membantu menemukan kedua bagian Kutub magnet bulat, serta membantu menemukan arah Utara dan Selatan. Caranya, siapkan 2 buah paku kecil lalu tempelkan pada bagian magnet bulat tersebut. Terserah mau ditempel dimana, karena pada akhirnya, paku tersebut akan secara otomatis menempel bagian kedua bagian Kutub pada magnet.Setelah kedua paku kecil tersebut ditempelkan, maka magnet bulat tersebut akan secara otomatis berputar mengarah ke arah Kutub Bumi. Arah yang dihasilkan oleh kedua paku yang ditempelkan tersebut itulah yang menjadi arah Utara dan Selatan.

Namun, magnet bulat ini hanya dapat berputar ketika ditaruh diatas permukaan benda yang cukup licin, misalnya saja pada kaca atau plastik batangan yang mempunyai luas penampang yang cukup. Ketika kita menaruhnya diatas daun, tanah dan sejenisnya. Maka, dapat dipastikan magnet ini tidak akan dapat berputar.terdapat dua kekurangan pada teknik ini:

  1. Teknik ini lumayan merepotkan, karena memerlukan banyak alat untuk membantu menemukan arah, seperti kaca atau plastik batangan yang harus dipersiapkan.
  2. Hanya dapat menentukan dua arah yakni Utara dan Selatan. Tanpa tahu benar, mana arah Utara yang sebenarnya dan begitu pula sebaliknya.

2. Menggunakan Paku dan Daun

Nah, mungkin tidak memerlukan banyak bahan. Hanya memerlukan sebuah paku, atau besi yang cukup kecil dan ringan serta daun yang cukup lebar dan tidak mudah tenggelam diair.

Caranya adalah, meletakkan besi kecil dan ringan atau paku tersebut di atas daun yang telah dipersiapkan tadi. Paku disini adalah sebagai alternatif dan menggantikan peran magnet.

Namun, fungsi dari paku atau besi tersebut masih tetap sama, yakni membantu menemukan kutub Bumi.Setelah meletakkan paku kecil tersebut diatas daun, kini meletakkan daun tersebut diatas nampan atau wadah yang berisi air.

Air yang diperlukan tidak terlalu banyak, kira-kira cukup agar daun tersebut bisa mengapung dengan baik, ujung bawah daun tidak menyentuh dasar air. Untuk nampan atau wadahnya sebaiknya agak lebar, untuk menghindari tersangkut atau terganggunya pergerakan daun tersebut sehingga menimbulkan misinformasi.

Setelah itu, biarkan daun yang diatasnya terdapat paku itu berputar menuju dan menunjukkan arah utara dan selatan hingga berhenti dengan sendirinya. Setelah itu, gimana cara nentuin mana Utara dan mana Selatan? Lihat saja ujung pakunya.

Ujung paku yang runcing itu menunjukkan arah Utara dan pangkal paku yang agak datar menunjukkan arah Selatan.

Bagaimana Menentukan Arah Timur dan Barat?

Kalian tinggal menghadap atau mengarahkan tubuh bagian depan kalian ke Utara, lalu rentangkan tanganmu! Bagian depan mu sudah tentu arah Utara dan bagian belakang mu sudah tentu arah Selatan.

Nah tangan kanan kalian itu menunjukkan arah Timur serta tangan kiri kalian menunjukkan arah Barat. Mudah, bukan?Kelemahan dari teknik ini adalah sering terjadinya misinformasi dari arah yang paku ditunjukkan paku tersebut. Terkadang juga daun yang masih ingin berputar arah sudah terganggu/tersangkut pada ujung wadah.

3. Melihat Pergerakan Matahari

Nah cara ini bisa dilakukan ketika kalian tidak membawa besi/paku seperti pada tips sebelumnya. Melihat tempat terbit dan terbenam Matahari sudah dapat membantumu menunjukkan arah mata angin, khususnya arah Timur dan Barat.

Bagaimana Menentukan Arah Utara dan Selatan?.

Misal kalian menghadap ke arah Timur, dan coba rentangkan tangan kalian. Bagian depan kalian sudah tentu arah Timur, bagian belakang adalah Barat. Nah, arah yang ditunjukkan tangan kanan mu merupakan arah Selatan dan arah yang ditunjukkan tangan kirimu adalah arah Utara.

Begitu pula sebaliknya, ketika kalian menghadap ke Barat, kirimu adalah Selatan dan kananmu adalah Utara.Kelemahan dari tips ini adalah hanya dapat dilakukan pada pagi, siang, atau sore hari.

4. Melihat Konstelasi atau Rasi Bintang dan Arah Pergerakan Bintang

.Nah, bagi kalian yang tersesat pada malam hari, maka cara ini mungkin dapat kalian lakukan. Yap, melihat rasi bintang. Ada beberapa rasi bintang yang dapat kalian temukan dan menjadikannya sebagai patikan dalam menentukan arah. Misalnya saja, Ursa Mayor dan bintang Polaris yang dapat kita gunakan untuk mencari Arah utara.

Demikian pula dengan konstelasi Crux atau Salib Selatan yang dapat kita manfaatkan dalam mencari arah Selatan. Namun, bagaimana dengan kalian yang belum pernah mengamati, mengenali nama dan bentuk dari rasi-rasi bintang tersebut?

Caranya adalah sebagai berikut: Hal yang harus dipersiapkan adalah 2 bilah kayu. Kemudian perhatikan langit, pilih salah satu bintang yang menurut kalian paling bagus, lebih baik pilih bintang yang lumayan cerah.

Setelah itu, tancapkan kedua bilah kayu tadi yang telah disiapkan sebelumnya dan sesuaikan dengan bintang yang telah ditandai agar berada di antara kedua bilah kayu tersebut. Setelah itu tunggu sekitar 5-10 menit.Kemudian perhatikan kembali posisi bintang sebelumnya. Ada 4 point yang harus diingat.

  1. Jika bintang tersebut bergerak mendekati bilah kayu yang ada di sebelah kiri mu, maka kamu menghadap ke Utara.
  2. Jika bintang tersebut bergerak mendekati bilah kayu yang ada di sebelah kanan mu, maka kamu menghadap ke Selatan.
  3. Jika bintang bergerak ke atas, maka kamu menghadap ke Timur.
  4. Jika bintang bergerak ke bawah, maka kamu menghadap ke Barat.

Nah setelah kamu mengetahui salah satu arah kemana kamu menghadap, maka dengan mudah kamu bisa mengetahui arah mata angin yang lainnya, dengan melakukan percobaan yang telah saya kasih tau.

Artikel ini Dibuat oleh Komunitas Bebaspedia. Segala sesuatu yang berhubungan dengan tulisan diatas sepenuhnya menjadi tanggung jawab Penulis. Ingin bergabung dalam komunitas Ensiklopedia Bebas? Buat Artikelmu! Klik Disini!

5/5 (5 Reviews)