Selain Meningitis, Inilah 3 Infeksi Otak Berbahaya Lain yang Bisa Menyerang Otak Manusia

in
Infeksi Otak
Infeksi Otak | Credit Image: Alodokter

Sebagai pusat kontrol berbagai fungsi tubuh manusia, otak merupakan organ tubuh manusia yang paling penting. Otak juga bagian pusat dari segala aktivitas yang berjalan dalam tubuh.

Contohnya saja jantung, karena perintah otak jantung bisa berdetak. Atau juga jika kita merasa kenyang, itu disebabkan sinyal yang dikirmkan otak membuat kita merasa kenyang.

Namun, sama seperti organ tubuh yang lain, otak juga bisa terkena penyakit dan mengalami infeksi atau yang disebut juga dengan peradangan. Pada umumnya penyakit yang disebabkan oleh infeksi, merupakan penyakit yang berbahaya bagi manusia.

Nah berikut ini mari kita simak apa saja infeksi yang bisa menyerang otak manusia?

1. Meningitis

Meningitis
Meningitis | SindoNews

Pada otak manusia terdapat sebuah lapisan yang disebut meninges. Lapisan ini berfungsi melindungi otak serta saraf tulang belakang. Jika lapisan ini terinfeksi, maka akan menyebabkan sebuah penyakit yang disebut meningitis.

Penyakit ini disebabkan oleh infeksi, baik itu infeksi virus, maupun infeksi bakteri dan jamur. Gejala umum pada penyakit ini adalah di antaranya sakit kepala, demam tinggi, mual dan muntah, leher kaku, kejang, linglung, hingga sulit konsentrasi.

ARTIKEL TERKAIT •
Tips Menambahkan Tinggi Badan Secara Alami

Selaput atau lapisan tersebut akan mengalami pembengkakan akibat cairan yang terinveksi oleh jamur, virus, atau bakteri.

2. Cerebral Malaria

Penyakit malaria yang mengalami komplikasi karena tidak segera mendapatkan pengobatan yang tepat, bisa menyebabkan terjadinya infeksi pada otak manusia yaitu cerebal malaria atau malaria serebral.

Penyakit ini disebabkan oleh adanya infeksi Plasmodium flciparum, merupakan komplikasi neurologis atau saraf terparah dari penyakit malaria.

Baik anak-anak ataupun orang dewasa, bisa terkena penyakit ini. Namun biasanya anak-anak di Afrika sub-Sahara sering mengalami penyakit ini, terutama anak usia lima tahun.

Sedangkan dewasa, baisanya terjadi di bagian Asia Barat. Penyakit ini memang bisa disembuhkan, namun biasanya setelah sembuh, biasanya penderita akan mengalami kecacatan neurologis dan kognitif.

3. Abses Otak

Abses Otak
Abses Otak | klinikhijau

Penyakit ini disebabkan oleh infeksi ataupun jamur, sehingga otak terinferksi oleh parasit. Akibatnya ada kumpulan nanah yang berkembang di otak. Parasit yang menginfeksi otak ini akan menyebabkan peradangan dan pembengkakan pada otak.

Penyakit ini merupakan penyakit yang berbahaya, kumpulan nanah akan membuat pembuluh darah tertekan, karena tengkorak manusia tidak fleksibel dan tidak bisa mengembang.

ARTIKEL TERKAIT •
Hati-hati, 5 Jenis Makanan Ini Bisa Menyebabkan Keracunan

Tekanan abses yang menekan pembuluh darah juga menyebabkan oksigen akan sulit mencapai otak sehingga mengakibatkan jaringan halus di otak mengalami kerusakan.

Kejang adalah gejala awal penyakit ini, lalu selanjutnya adalah muntah dan mual ketika terjadi penekanan pada otak.

4. Encephalithis

Penyakit ini terjadi akibat pembengkakan otak akut yang disebabkan oleh infeksi virus, sehingga otak mengalami peradangan. Selain itu, penyakit ini juga bisa disebabkan oleh kelainan pada sistem imun.

Herpes simpleks, cacar air, hingga campak adalah virus-virus yang paling banyak menyebabkan munculnya ensefalitis. Karena hal tersebut, sistem imun mengalami kekeliruan lalu menyerang jaringan otak.

Sakit kepala dan mata terasa sakit saat terkena cahaya adalah gejala dari penyakit ini. Ensefalitis juga menyebabkan penderitanya kehilangan memori. Biasanya penyakit ini terjadi pada anak-anak, sedangkan pada orang dewasa, penyakit ini menyerang orang yang kekebelan tubuhnya lemah.

Referensi: bobo.grid.id

Berikan Nilai Untuk Konten ini