Fungsi Green Screen Dalam Pembuatan Film

in
E2a8ac736819026e6efb833493520e63
Fungsi Green Screen | Pinterest

Green screen dikenal juga dengan sebutan chroma key atau kunci kroma. Biasanya digunakan untuk membuat efek visual dalam film. Para aktor akan berakting dengan membayangkan karakter dan keadaan sesuai peran mereka, dengan menggunakan latar belakang green screen ini.

Lalu, video adegan mereka tadi akan ditambahkan dalam proses editing. Karakter dan keadaan yang diperankan tadi ditambahkan secara digital agar memberikan efek visual yang sesuai.

Seperti pada contoh film Avengers, Iron Man, atau Superhero lainnya.

Mengapa berwarna hijau?

1025818e2cb33143a8d9492d52f997060f7c76f7
Proses sunting | dictio

Saat penguncian kroma berlangsung, editor bertugas mengatur tingkat kecerahan dan mengisolasi satu warna gambar elektronik lalu membuat bagian itu transparan. Proses ini berfungsi agar gambar digital lain yang sudah diproduksi bisa diletakkan di bawah warna yang sudah dihilangkan.

Layar belakang yang disunting sebenarnya tak harus menggunakan warna hijau. Warna apa saja bisa digunakan untuk melakukan proses penguncian kroma ini.

Namun, alasan warna hijau paling sering digunakan adalah karena warna hijau tidak akan menyamai warna kulit dan rambut manusia.

Jika warna latar belakang sama dengan warna rambut dan kulit aktor, bagian tubuhnya bisa hilang saat dilakukan proses penyuntingan oleh editor.

Selain warna hijau

Blue Screen
Blue Screen | schwarzgrau

Terkadang, pembuatan film tidak melulu menggunakan warna hijau sebagai latar belakangnya. Pembuat film juga menggunakan warna biru.

Jika terdapat kostum atau objek secara mayoritas berwarna hijau, maka blue screen ini akan digunakan. Meskipun seperti yang sudah dijelaskan di atas tadi, warna apa saja bisa digunakan, tidak hanya hijau atau pun biru.

Teknologi CGI atau Computer-generated imagery adalah aktot utama dalam proses editing untuk menciptakan visual grafis objek dalam film terlihat nyata.

Tinggalkan Balasan