Mengenal Predeterminasi, Metode Untuk Mengendalikan Mimpi

in
lucid dream
Sumber gambar: seele-baumelt.de

Pernahkah Anda mengalami mimpi secara sadar atau yang biasa dikenal sebagai Lucid Dream? Setidaknya setiap orang akan mengalami lucid dream minimal satu kali dalam seumur hidupnya. Meskipun terkadang, tak sedikit orang yang mengalaminya berkali-kali.

Lucid dream sebagai metode terapi

lucid dreaming1
ilustrasi terapi lucid dream | zezenlife

Banyak para terapis dan para ahli yang meyakini bahwa lucid dream bisa dijadikan sebagai media pengobatan, seperti mengobati trauma psikologis, meningkatkan kepercayaan diri, mengembangkan potensi, dengan melalui menjelajahi alam bawah sadar.

Jika dipikir-pikir lagi sih, metodenya mungkin hampir sama dengan metode hipnosis.

Dalam mimpi sadar, Anda akan mampu mengerjakan apapun yang Anda mau. Anda bisa menciptakan fantasi Anda sendiri, Anda bisa menciptakan jalan cerita mimpi Anda sendiri.

Bahkan, para terapis akan memberikan sugesti kepada orang yang lumpuh dalam mimpinya agar ia bisa merasakan bebasnya bergerak dan berjalan dalam mimpinya tersebut.

Untuk bisa mencapai fase melakukan lucid dream, Anda harus banyak berlatih. Meskipun dalam kebanyakan kasus, fenomena ini terjadi secara tidak disengaja.

ARTIKEL TERKAIT •
Tetap Aman Belanja Kebutuhan Sehari-hari Selama Pandemi

Peneliti menemukan metode baru

image 1539230377 5bbecaa9be122
Lucid dream | brilio

Namun, para peneliti telah menemukan teknik sederhana agar bisa memasuki fase lucid dream ini. Disebut juga Predeterminasi, sebelum tidur Anda harus meluangkan waktu untuk memikirkan sesuatu yang Anda impikan dengan tingkat kefokusan yang cukup tinggi. Fokus pada pikiran tersebut hingga akhirnya tertidur.

Proses ini masih tetap harus dilakukan secara berulang-ulang agar terbiasa. Penelitian di Bonn University menguak perubahan tubuh, khususnya otak, saat memasuki lucid dream.

Mereka telah melatih 20 orang mahasiswa selama 4 bulan, dan hasilnya 6 mahasiswa mampu melakukan lucid dream setidaknya 3 kali dalam seminggu.

Hasil penelitian menunjukan bahwa aktivitas elektrik pada otak ketika mengalami mimpi sadar sangat mirip dengan aktivitas orang yang sedang sadar atau terbangun dari tidurnya.

Lucid dream merupakan fenomena medis yang bisa diteliti lebih lanjut. Bukan berarti Anda sedang menjelajahi dunia lain atau dunia ghaib, lucid dream hanyalah kelainan aktivitas otak pada saat Anda tidur.

Berikan Nilai Untuk Konten ini