Perbedaan Ahli Dan Pemula – Representasi Mental

in
039 Anders And Peak 800 X 500(1)

Halo teman – teman bebaspedia, apa sih yang membedakan otak seorang ahli dengan otak seorang pemula?

Tahukah kamu, manusia hanya dapat memproses informasi sebanyak 120 bits per detik. Sedangkan ketika kita mendengarkan 1 orang saja yang berbicara, itu kira – kira ada 60 bits informasi per detik. Itu artinya kita hanya bisa mendengarkan maksimal 2 orang saja yang berbicara secara bersamaan.

Makanya otak kita punya yang namanya attention filtering, atau menyaring perhatian. Hal yang harus diperhatikan. Dan ketika kita mengerjakan sesuatu secara berulang – ulang, lama kelamaan kita akan punya gambaran di otak kita tentang kegiatan tersebut. Ada strukturnya.

Kalau ada hal yang sudah biasa kita lakukan, seiring waktu berjalan kita tidak perlu lagi menaruh fokus secara sadar terhadap hal tersebut. Istilahnya automaticity. Contoh, pemain sepak bola profesional sudah tidak memikirkan teknik menggocek lawan lagi. Dia sudah punya beberapa jurus. Dan tinggal memikirkan jurus yang mana yang harus di pakai dan kapan, supaya permainannya maksimal.

Nah, hal ini terjadi karena di pikiranya sudah ada yang namanya representasi mental. Representasi mental ini benar – benar ikut merubah jalur di otak.

Apa itu representasi mental?

Menurut Andres ericsson dan Robert Pool pada bukunya yang berjudul Peak: Secrets from the New Science of Expertise, Representasi mental adalah struktur mental yang berhubungan dengan objek, ide, koleksi informasi, dll, baik konkret ataupun abstrak, yang otak kita sedang pikirkan.

Sederhananya, ketika menyebut uang Rp.500,- yang bergambar orang utan ke orang – orang yang hidup pada era 90an, banyak yang akan membayangkan gambaran uang kertas jaman dulu dipikiran mereka. Gambaran itu adalah contoh representasi mental spesifik pada visual.

Sebagian orang punya representasi mental visual yang lebih detail. Mungkin saja gambaran yang muncul bukan hanya orangutannya tapi juga ada gambar latar belakangnya atau bahkan sampai ke pose orangutannya yang sedang mengangkat kaki kirinya.

Kenapa ahli bisa punya kemampuan atau expertise yang lebih baik dari pada seorang pemula?

Menurut Itiel E. Dror pada salah satu buku yang ditulisnya, hal tersebut dikarenakan seorang ahli memiliki:

  1. Pengetahuan yang tertata baik (well-organized knowledge)
  2. Proses Kognitif yang lebih unggul (cognitive processing)
  3. Urutan otomatis (automatic sequance)
  4. Representasi mental yang canggih dan spesifik (sophisticated and specific mental representation)

Jadi, otak seorang ahli itu dapat mengubah representasi mental mereka sehingga mekanisme kerja otak mereka bisa jadi lebih efisien.Dengan representasi mentalnya seorang ahli bisa memilih untuk hanya fokus ke informasi yang relevan. Jadi kerjanya lebih cepat dan efisien bahkan dalam kondisi yang minim informasi.

Misalnya untuk punya keahlian membedakan jenis – jenis ikan, representasi mental seseorang dapat ditingkatkan melalui latihan dengan membedakan bagian dari ikan yang penting – penting saja.

Pemula mungkin susah membedakan antara ikan tongkol dan ikan cakalang. Kalau tidak tau apa yang mesti diperhatikan, Pemula akan membandingkan semua bagian ikan tongkol dan ikan cakalang. Tentunya cara ini tidak efektif. Dengan cara latihan yang tepat memperhatikan bagian tertentu dari tubuh ikan misalnya cukup liat warnanya saja, ikan tongkol itu warnanya gelap sedangkan ikan cakalang warnanya lebih terang.

Cara ini akan mempercepat dan mempermudah seorang pemula untuk mendapatkan keahlian dalam membedakan kedua ikan tersebut.

Jadi, begitulah cara seorang ahli belajar. Dengan cara mengenal informasi yang penting – penting saja. Seorang ahli juga bisa memanfaatkan kapasitas otak mereka yang terbatas buat memproses informasi dengan lebih baik yaitu dengan cara melakukan pengelompokan terhadap informasi yang mereka terima.

Representasi mental dapat di bentuk menjadi lebih spesifik dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Misalnya seorang pemain catur yang bisa melihat pola – pola permainan tertentu di papan catur. Cara dengan mengelompokkan pola – pola susunan bidang yang ada di atas papan catur.

Terus, contoh lain dari representasi mental adalah cara kita menyelesaikan masalah. Kalau buat pelajaran matematika simpelnya bisa pakai cara cepat tidak perlu dikerjakan sesuai langkah yang panjang tapi bisa bikin kamu dapat jawaban.

Nah cara cepatkan tidak selalu bisa di pakai, makanya kamu harus tetap mengerti konsep dasarnya, formulanya, dan langkah – langkahnya. Jadi bisa pakai mode cara cepat atau mode konsep dasar.

Terima kasih telah membaca dan semoga bermanfaat

Sumber:

  1. Peak: Robert Pool Anders Ericsson, Jeff Hoyt: 9781531864880: Amazon.com: Books https://www.amazon.com/Peak-Secrets-New-Science-Expertise/dp/1531864880
  2. https://m.youtube.com/watch?v=Xa9Lxy2ANV8

Sumber gambar:

  1. https://www.gayleallen.net/cm-039-anders-ericsson-on-peak-performance/

Berikan Nilai Untuk Konten ini