Tiga Jenis Air Mata Memiliki Bentuk yang Berbeda

in ,
020891400 1517029808 O JAPANESE WOMAN CRYING Facebook
Credit Picture: Fimela.com

Bukan hanya ketika kita sedang bersedih, air mata terkadang juga keluar ketika kita sedang tertawa, atau saat mata iritasi. Karena air mata kita memang diproduksi dan keluar berdasarkan emosi yang kita rasakan atau pun apa yang sedang kita lakukan.

Namun, pernah kalian terpikirkan, bisakah air mata manusia habis? Berikut beberapa fakta mengenai air mata!

1. Tiga jenis air mata

Kita memiliki tiga jenis air mata, yaitu air mata basal, air mata refleks, dan air mata emosional.

Air mata basal adalah jenis air mata sebagai pelindung mata dari debu dan kotoran. Air mata basal dapat dibuktikan jika kita melihat mata kita yang selalu lembab sepanjang waktu.

Air mata refleks biasanya keluar saat kita sedang mengiris bawang. Air mata ini keluar akibat reaksi kimia dari bawang yang masuk ke mata, sehingga mata kita memproduksi air mata sebagai bentuk sisitem pertahanan terhadap mata.

Lalu ada air mata emosional, nah jenis air mata ini akan keluar tergantung pada emosi kita. Bisa saat kita sedih atau pun bahagia. Ketika air mata mengalir deras ke pipi, kita akan merasa suasana hati kita lebih stabil. Itulah mengapa disebut dengan air mata emosional.

ARTIKEL TERKAIT •
Barnum Effect, Fenomena Psikologi Percaya Terhadap Ramalan

Ketiga air mata tersebut meskipun diproduksi oleh kelenjar yang sama, ternyata saat diteliti, ketiga jenis air mata tersebut memiliki bentuk molekul yang berbeda. Dalam proyeknya yang bernama The Topography of Tears, Rose-Lynn Fisher seorang fotografer meneliti ketiga jenis air mata itu.

Ternyata, perbedaan bentuk molekul pada ketiga air mata tersebut berasal dari hormon dan zat yang berbeda pada setiap air mata. Seperti contoh pada air mata emosional mengandung protein dan hormon tambahan yang tidak ditemukan di kedua jenis air mata lainnya.

Zat tersebut memiliki efek menenangkan dan meredakan rasa sakit, itulah mengapa setelah menangis kita jadi merasa lega.

2. Air mata refleks tidak melulu disebabkan oleh bawang

Selain karena mengiris bawang, ada beberapa sebab lain yang membuat kelenjar lakrima, yaitu kelenjar yang memproduksi air mata, memproduksi air mata.

Contohnya saja saat mata kita iritasi karena kita mencium aroma bau yang kuat, melihat layar ponsel atau televisi terlalu lama, muntah-muntah, atau membaca tulisan yang sangat kecil dalam waktu lama.

ARTIKEL TERKAIT •
Awan Pembunuh Pada Segitiga Bermuda

3. Fungsi menangis untuk manusia

Menangis sebaiknya tidak ditahan, karena ternyata menangis memiliki fungsi yang baik bagi tubuh.

Menangis menjadi salah satu obat penghilang stress, perasaan akan menjadi lega setelah menangis. Selain itu, dengan menangis, itu memberi tanda bahwa kita sedang dalam keadaan emosional, baik itu sedih atau pun bahagia.

4. Air mata tak akan habis

Manusia memiliki jumlah air mata yang sangat banyak. Menurut American Academy of Ophthalmology, manusia akan menghasilkan 15 – 30 galon air mata di setiap tahunnya.

Manusia tetap memproduksi air mata meskipun di setiap tahun air mata yang diproduksi sangat banyak. Yup, manusia tidak akan kehabisan air mata.

Berikan Nilai Untuk Konten ini