Jangan Lewatkan Beberapa Peristiwa Astronomi yang Akan Terjadi di Bulan Maret 2019!

Pexels Photo 1169754

Sabtu, 2 Maret 2019~Konjungsi Bulan – Saturnus~

Pada tanggal ini, Bulan yang berada dalam fase sabit tua sedang berdampingan dengan Saturnus sejauh 3° dilihat kenampakannya dari Bumi. Saturnus akan berada disebelah barat Bulan. Sayang, peristiwa ini terjadi dini. Jadi, udah lewat yah, heheheh. Peristiwa ini mulai terlihat pada pukul 02.13 Waktu lokal . Kedua pasangan kosmis ini hanya akan terlihat pada puncak ketinggian sekitar 46° diatas cakrawala timur sebelum menghilang dari pandangan saat fajar menyingsing pada pukul 05.42 Waktu lokal.

Minggu, 3 Maret 2019~Konjungsi Bulan – Venus~

Setelah berdampingan dengan si planet gas bercincin tebal, kali ini Bulan akan mengalami konjungsi dengan objek langit yang paling terang setelah Matahari dan Bulan, Venus. Masih dalam fase Sabit tua, kedua benda kosmis akan berdampingan sejauh 4° satu sama lain. Yang dimana, Bulan akan berada di sebelah Selatan Venus dilihat kenampakannya dari Bumi. Bulan – Venus, keduanya akan terbit berbarengan sekitar pukul 03.30 waktu lokal. Saat itu, Bulan mempunya M.visual sekitar -9 dan Venus mempunya M.visual sekitar -3.9.

Senin, 4 Maret 2019 ~Lunar Apogee~

Bulan berada pada titik terjauhnya yang bisa diamati pada malam hari bulan ini. Sekitar 406.391 Km.

Rabu, 6 Maret 2019~Bulan baru~

Bukan baru, merupakan suatu kondisi dimana Bulan dan Matahari memiliki Sudut Elongasi hampir 0°. Pada saat inilah, waktu terbaik untuk melakukan pengamatan langit malam. Dikarenakan tidak adanya polusi cahaya oleh sinar Bulan.

Kamis, 7 Maret 2019~Konjungsi Matahari – Neptunus~

Neptunus berada pada jarak terjauhnya dari Bumi yakni 30,93 AU. Neptunus akan berada pada sisi berlawanan dari Bumi dan Matahari berada di antara kedua planet (Bumi – Neptunus). Dari sudut pandang pengamat di Bumi, Neptunus akan tampak sangat dekat dengan Matahari dengan jarak 0°57’ dan tidak akan tampak bagi pengamat di Bumi. Jika Neptunus bisa diamati, maka planet ini sangat redup dengan diameter piringan 2,2’’.

Senin, 11 Maret 2019~Konjungsi Bulan – Mars~

Bulan yang berada pada “Waxing Cresent”akan berdampingan dengan planet Mars sejauh 6°. Pemgamatan mulai dapat dilakukan pada pulul 18.20 hingga pukul 21.30 waktu lokal. Pada waktu ini, kedua benda kosmis tersebut telah berada pada elevasi 42° diatas horizon Barat Laut. Saat itu, Bulan memiliki Magnitudo Visual sekitar-10,9 dan Mars memiliki magnitudo 1,3. Mars akan berada di sebelah Utara Bulan, dilihat kenampakannya dari Bumi.

Rabu, 13 Maret 2019~Konjungsi Bulan – Aldebaran~

Pada waktu ini, Bulan akan berdampingan dengan bintang Aldebaran, sejauh 2°. Pada saat Matahari terbenam, kedua benda kosmis ini akan berada di sebelah Barat pada ketinggian 60° dengan posisi Aldebaran, berada disebelah Tenggara, lebih dekat ke arah Selatan Bulan. Peristiwa ini, dapat teramati hingga pukul 23.00 waktu lokal.

Kamis, 14 Maret 2019~Bulan kuarter Awal~

Pada saat ini, Bulan dan Matahari akan saling tegak lurus membentuk sudut 90° yang terjadi pada pukul 06.00 waktu lokal. Bulan akan berada pada posisi Zenith saat Matahari terbenam.

Jum’at, 15 Maret 2019~Konjungsi Inferior Merkurius~

Merkurius berada sejajar di antara Matahari dan Bumi dan terpisah 3°29′ dari Matahari. Pada posisi ini, Merkurius berada pada papasan terdekatnya dengan Bumi dengan jarak 0,62 AU. Karena itu Merkurius tidak akan tampak bagi pengamat karena planet terdekat Matahari ini terbit dan terbenam hampir bersamaan dengan Matahari.
Peristiwa konjungsi inferior Merkurius menandai akhir kenampakan planet ini kala senja dan mulai bertransisi untuk hadir kala fajar dalam beberapa minggu lagi.

Rabu, 20 Maret 2019~Lunar Perigee~

Bulan mencapai jarak terdekatnya dengan Bumi yakni 359.377 km.

Kamis, 21 Maret 2019~Vernal Equinox & Full Moon-Supermoon/Lunar Perigee~

Nah kali ini, di tanggal 21 Maret 2019, akan terjadi yang namanya Vernal Equinox. Apa itu Vernal Equinox? Vernal Equinox merupakan Matahari sejajar dengan Khatulistiwa. Equinox terjadi 2X dalam setahun, yakni pada tanggal 21 Maret dan 23 September. Equinox bisa terjadi karena poros putaran Bumi, miring sekitar 23,5° terhadap bidang orbitnya.
Vernal Equinox (Equinox bulan Maret) menandakan di belahan bumi Utara mengalami musim Semi, dan belahan bumi Selatan mengalami musim gugur serta daerah yang berada pada sekitaran equator akan mengalami musim kemarau. Begitu pula sebaliknya, ketika terjadi Autumnal Equinox (Equinox September)
Pada saat equinox terjadi, Matahari akan berada tepat pada garis Equator yang menyebabkan bayangan pada siang hari tepat berada di bawah kita. Oleh karena itu, hari ini juga disebut dengan hari tanpa bayangan. Terlebih lagi pada daerah yang tepat berada pada garis khatulistwa seperti Pontianak.
Pada hari equinox, lama siang dan malam sama waktunya, yakni 12 Jam. Equinox merupakan serapan bahasa latin Aequus (sama) dan nox (malam).
Setelah Vernal Equinox, ditanggal yang bersamaan Bulan juga mengalami Supermoon yang terakhir pada tahun 2019. Walaupun tak sebesar Supermoon Februari 2019, dikarenakan jaraknya kurang lebih hanya 360.000 Km.
Bulan purnama 21 Maret secara astronomis akan terjadi pada pukul 08.44 WIB. Namun, pada waktu itu, Bulan telah terbenam untuk wilayah Indonesia. Kita bisa melihat Supermoon menjelang Purnama pada dini hari 21 Maret atau setelah Matahari terbenam pada tanggal yang sama.

Selasa-Rabu, 26-27 Maret 2019~Konjungsi Bulan-Jupiter~

Di langit Indonesia, Jupiter lebih sering eksis pada dini hari pada waktu-waktu seperti ini. Pada tanggal 26-27 Maret 2019, Bulan dan Jupiter telah terbit pada hari sebelumnya. Bulan terbit terlebih dahulu disusul oleh Jupiter yang berada di sebelah Timur Bulan. Pasangan kosmis ini akan berada pada elevasi tertingginya sekitar 73° di atas Horizon selatan pada pukul 05.09 waktu lokal sebelum akhirnya menghilang ditelan sinar mentari.
Pada saat konjungsi ini, Bulan memiliki M.vis -12,1 dan Jupiter memiliki M.vis -2.2

Kamis, 28 Maret 2019~Bulan Kuarter Akhir~

Pada saat ini, Bulan akan terbit sekitar tengah malam dan berada pada posisi zenith, dan akan tenggelam sekitar tengah hari. Secara Astronomis, Bulan akan memasuki fase Kuarter akhir pada pukul 11.11 WIB

Jum’at, 29 Maret 2019~Konjungsi Bulan – Saturnus~

Bulan yang berada pada fase Kuarter akhir Akan berdampingan dengan Saturnus di rasi Sagittarius sampai fajar menyingsing. Bulan terbit terlebih dahulu pada 00:15 WIB disusul Saturnus pada pukul 00:39 WIB. Keduanya terpisah 3,1º dengan Bulan di selatan Saturnus dan bisa diamati sampai fajar menyingsing saat keduanya mencapai ketinggian 66º dari horison.

Sabtu, 30 Maret 2019~Konjungsi Mars – Pleiades~

Diantara birunya gugus Pleiades terdapat satu objek yang berwarna kemerahan.Mars akan tampak dengan gugus bintang pleiades yang terletak pada konstelasi Taurus. Bisa diamati sejak Matahari terbenam, 42º di atas ufuk barat. Mars dan Pleiades hanya terpisah 3,2º dan bisa diamati sampai keduanya terbenam pada pukul 21:00 WIB.

Semoga cuaca cerah! Persiapkan segalanya, dan nikmati keindahannya!

Artikel ini Dibuat oleh Komunitas Bebaspedia. Segala sesuatu yang berhubungan dengan tulisan diatas sepenuhnya menjadi tanggung jawab Penulis. Ingin bergabung dalam komunitas Ensiklopedia Bebas? Buat Artikelmu! Klik Disini!

Tinggalkan Balasan