BAHAS TUNTAS SERBA-SERBI TIDUR!

Waktu Tidur Doktersehat 630x420

1. Kita Menguap Karena Otak Kekurangan Oksigen

Biasanya saat kita merasa tubuh kita akan tidur kita pastinya akan menguap. Apalagi saat kita merasa sangat kantuk. Ternyata menguap terjadi karena lambannya aliran darah ke otak, semua itu karena kurangnya oksigen atau otak kekurangan oksigen. Lah, hubungannya apa dengan kekurangan oksigen?

Darah mengalir ke seluruh tubuh, termasuk ke otak, tidak hanya mengangkut sari-sari makanan, tetapi juga oksigen. Kalau aliran darah ke otak lamban, ini berarti oksigen yang masuk juga sedikit.

Biasanya kita menguap kalau tubuh kita merasa lelah dan bosan. Ketika kita mendengarkan cerita yang sulit di mengerti, cerita yang tidak menarik, atau guru yang menjelaskan secara monoton, kita akan menguap. Nah, menguap adalah cara memasukkan oksigen sebanyak-banyaknya ke dalam tubuh, termasuk ke otak. Biasanya setelah menguap kita akan merasa lebih segar.

2. Kita Mengantuk Karena Lelah

Saat malam hari biasanya kita akan lebih mudah mengantuk di banding siang hari bukan? Rasa kantuk pada malam hari ini disebabkan karena rasa lelah. Di siang hari banyak sekali kegiatan yang telah kita lakukan. Pergi ke sekolah, berolahraga, bekerja keras, dan sebagainya. Aktivitas tersebut membuat otak dan tubuh kita merasa letih. Rasa letih atau lelah itu menyebabkan kita mengantuk.

Gelapnya malam dan suhu udara dingin sangat mendukung kita untuk beristirahat. Dengan tidur, keletihan otak dan tubuh kita akan segera terpulihkan pada saat  bangun, dan menjadi lebih segar.

3. Saat Tidur Rupanya Otak Kita Masih Terjaga

Anda pasti pernah bermimpi saat tidur! Itu menandakan bahwa otak anda masih terjaga saat anda tidur. Seharusnya, saat kita tidur, otak kita juga beristirahat. Biasanya kita bermimpi tentang apa yang kita pikirkan. Namun terkadang juga kita bermimpi tentang hal yang sama sekali tidak kita pikirkan.

Ada juga orang bermimpi sambil berbicara dengan keras. Itulah karena di mimpinya ia berbicara. Inilah yang kita kenal dengan mengigau.

4. Kita Mengorok Kalau Kita Letih

Coba buka mulut anda di depan kaca. Adakah sesuatu yang tergantung di sana? Itulah anak tekak (epiglotis). Anak tekak inilah yang membuat beberapa orang mengorok/mendengkur saat tidur. Apalagi ketika anda tidur terlentang, posisi anak tekak akan pas tergantung ke arah kerongkongan. Hal ini menyebabkan bagian atas kerongkongan menjadi sempit. Sewaktu bernapas, udara terpaksa melewati celah yang sempit ini, sehingga anak tekak (epiglotis) akan bergetar dan menimbulkan bunyi mengorok atau mendengkur. Biasanya orang yang tidur mendengkur itu mulutnya terbuka.

Orang akan mengorok atau mendengkur biasanya karena sangat letih, bisa juga karena sering mabuk atau mengkonsumsi minuman keras. Orang gemuk rata-rata juga mendengkur, ini disebabkan karena sempitnya kerongkongan akibat lemak yang dimilikinya.[iS]

Artikel ini Dibuat oleh Komunitas Bebaspedia. Segala sesuatu yang berhubungan dengan tulisan diatas sepenuhnya menjadi tanggung jawab Penulis. Ingin bergabung dalam komunitas Ensiklopedia Bebas? Buat Artikelmu! Klik Disini!

0/5 (0 Reviews)

Tinggalkan Balasan