5 Pemain Ini Malah Meredup di Premier League Setelah Sebelumnya Bersinar

in
Michu Swansea City
Michu Swansea City | Credit Image: Footchampion

Ketatnya persaingan dan kompetitifnya EPL, membuat tak sedikit para pemain sepak bola dunia menginginkan menjajal kasta tertinggi sepak bola Inggris tersebut. EPL dianggap sebagai destinasi yang pas untuk meningkatkan dan menunjukan kualitas permainan.

Selain itu, intensitas permainan yang cepat adalah salah satu alasan yang membuat banyak pemain ingin menjajal Liga Inggris. Karena kondisi tersebut, tak sedikit pemain yang menolak pinangan klub-klub Premier League.

Namun tak semua pemain yang hijrah ke EPL mampu beradaptasi dan menyesuaikan dengan gaya permainan ala EPL sehingga akhirnya memutuskan pergi. Di sisi lain ada juga pemain yang justru mudah menyesuaikan gaya permainannya dengan gaya permainan ala EPL, para pemain ini biasanya langsung menjadi bintang di lapangan hijau.

Nah ada sebuah kondisi di tengah-tengah dua kondisi tadi. Kondisi ini disebut ‘One Season Wonder’. Kondisi adalah keadaan di mana seorang pemain yang performanya begitu cemerlang di awal musimnya, namun justru meredup di musim berikutnya.

Siapa saja para pemain one season wonder di EPL? Berikut ulasannya!

ARTIKEL TERKAIT •
Apa Sih Bedanya United Kingdom, England, dan Great Britain?

1. Roque Santa Cruz

Santa Cruz
Santa Cruz | The Footballr

Pemain berpaspor Paraguay ini terlihat menjanjikan pada musim 2007/2008 saat bersama Balckburn. Ia mencetak 19 gol di musim pertamanya di EPL. Hal tersebut membuat Manchester City tergoda untuk meminangnya.

Namun bersama Citizen, torehannya tersebut tak bisa ia ulangi. Cruz justru meredup, ia hanya mencetak satu gol saja, dan tiga gol di musim berikutnya.

2. Marcus Stewart

Marcus Stewart
Marcus Stewart | TTDW

Bersama Ipswish City di musim 2000/2001, Stewart tampil gemilang dengan mencetak 19 gol di satu musim. Meskipun ia menorehkan performa yang apik, hal itu tak membuat ia panggilan untuk memprekuat Timnas Inggris. Bahkan setelah itu, performanya justru meredup.

3. Amr Zaki

Amr Zaki 1
Amr Zaki | Dream Team

Amr Zaki merupakan pemain asal Mesir. Sebelum ada Mohamed Salah, mungkin bisa dibilang dia lah yang menjadi pemain dengan penampilannya yang fenomenal. Di musim pertamanya sebagai pemain pinjaman Wigan Atletic, ia berhasil menorehkan 5 gol dalam 6 laga.

Kedatangan Zaki memberikan dampak signifikan terhadap permainan klub. Namun performanya yang begitu gemilang hanya berumur pendek, setelah itu performanya justru menurun drastis.

ARTIKEL TERKAIT •
Tips Mudah Agar Cepat Tertidur

Meskipun demikian, publik sepak bola pasti akan selalu mengingat gol indahnya yang ia cetak saat melawan Liverpool di Anfield.

4. Michu

Michu
Michu | TalkSport

Gelandang asal Spanyol ini berhasil mencetak 18 gol bersama Swansea City di musim pertamanya. Namun torehan gemilang tersebut tidak bisa ia ulangi di musim keduanya. Saat musim kedua ia hanya berhasil mencetak dua gol saja.

Meskipun sempat dipinjamkan ke Napoli, dirinya tetap gagal mengembalikan performa apiknya. Karena ia dilanda cedera parah, membuat kariernya berakhir di Premire League. Pada tahun 2017 ia memutuskan pensiun, padahal saat itu usianya baru memasuki 31 tahun.

5. Asamoah Gyan

Asamoah Gyan
Asamoah Gyan | Fuuta

Asamoah Gyan merupakan pemain asal Ghana, dirinya menjadi sorotan setelah berhasil membawa Timnas Ghana ke perempat final Piala Dunia 2010. Atas torehan mentereng tersebut, dirinya dipinang oleh Sunderland.

Bersama Sunderland, performanya naik turun, sempat meningkat dan kemudian meredup. Pada akhirnya ia dilepas ke Newcastle, di sana ia mampu mencetak 11 gol dari 37 laga.

Referensi: goal.com

ARTIKEL TERKAIT •
Cara Sederhana Agar Akhir Pekan Kamu Lebih Produktif

Berikan Nilai Untuk Konten ini