Kontroversi Konser Hindia: Dituding Sebarkan Satanisme dengan Patung Baphomet

Hindia diberi tuduhan menyebarkan ajaran Satanisme dalam konsernya, karena adanya patung yang menyerupai Baphomet dan simbol mata satu.

5
0

Hindia diberi tuduhan menyebarkan ajaran Satanisme dalam konsernya, karena adanya patung yang menyerupai Baphomet dan simbol mata satu.

Konser yang diadakan oleh Baskara Putra atau Hindia sedang ramai diperbincangkan di dunia maya karena dianggap memiliki konsep yang terkait dengan kepercayaan satanik dan illuminati.

Banyak yang menghubung-hubungkan konser band Hindia dengan konsep satanic. Bagaimana menurutmu? Apakah mereka hanya mengikuti tren musisi Amerika? Tanya akun Twitter ‘X’ @tanyarlfes dikutip pada Jumat, 17 November 2023.

Dalam cuitan tersebut, terdapat foto tangkapan layar dari akun TikTok @suneater____ yang menunjukkan suasana konser Hindia. Saat mencari lebih lanjut di TikTok, video yang lebih jelas dapat ditemukan di akun @secretipeh.

Dalam klip video tersebut, terlihat ada sebuah patung di atas panggung yang sedang berpose seperti Baphomet.

konser hindia

Baphomet adalah sebuah entitas ilahi yang digambarkan memiliki kepala kambing dengan dua tanduk yang panjang, tubuh manusia, sayap malaikat, serta menunjukkan dua jari ke langit dan dua jari lainnya ke bumi. Lambang ini secara khusus melambangkan aliran satanisme atau pengikut setan.

Perbedaannya, patung Baphomet yang ditampilkan dalam tampilan LED di konser Hindia tidak menampilkan kepala kambing, tetapi menggunakan kepala manusia.

Namun, itu memang simbol Baphomet dengan jari dan sayap yang sama. Mengapa patung ini dirancang dengan konsep Baphomet?,” ujar salah satu pengguna internet.

Sungguh jelas sekali, tetapi masih ada orang yang mengatakan bukan satanik,” ujar seorang pengguna internet lainnya.

Dugaan Kuat Hindia Bawakan Lagu “Matahari Tenggelam”

satanisme

Kepercayaan akan penyebaran satanisme dan illuminati semakin mendalam ketika Hindia menirukan gerakan yang sama dengan Baphomet sambil menyanyikan lagu ‘Matahari Tenggelam’.

Di bagian belakangnya, terdapat patung yang berdiri dengan pose seperti Baphomet yang dilengkapi dengan lampu LED. Di sisi kiri dan kanannya, terdapat layar LED yang menampilkan gambar mata satu atau simbol yang sering dikaitkan dengan illuminati.

“Kenapa dikatakan satanic? Itu bukan illuminati kan?” tanya seseorang pengguna internet.

Menurut pendapat warganet lain, lambang illuminati adalah mata yang terletak di dalam segitiga, sedangkan lambang yang dimaksudkan dalam konteks ini adalah patung Baphomet.

“Jadi, artinya keduanya?”

“Benar,” jawab pengguna TikTok.

Hindia Ajak Penonton Tutup Mata dalam Konser

konser hindia

Selain berpose seperti Baphomet, Hindia juga mengajak penonton untuk menutup mata dan meminta mereka untuk melakukannya saat lagu ‘Matahari Tenggelam’ dinyanyikan. Kemudian, penonton diminta untuk membuka mata di tengah lagu.

Dalam lagu tersebut, terdapat lirik yang tidak lazim mengenai neraka. “Saya berdoa agar kita semua masuk ke dalam neraka”.

Selain dari liriknya, suasana di panggung juga berubah menjadi merah dengan pengaturan lampu sorot yang terlihat kering dan panas seperti di neraka.

Respon dari Baskara Hindia

Setelah mendengar bahwa banyak orang membicarakan tentangnya di dunia maya, Baskara, atau terkenal dengan nama Hindia, merespons dengan tenang.

konser hindia

Baskara Putra mengungkapkan rasa syukurnya dengan julukan “illuminati”. Apakah ini menunjukkan bahwa ia telah mencapai kesuksesan?

Di Instagram Story, Baskara juga mengejek pengguna internet yang ramai membicarakan tentang aliran satanis. Baskara Putra menulis, “@madukina @chika_olivia sedang berlatih menyanyikan lagu-lagu satanis.”

Banyak sumber melaporkan bahwa lagu ini tidak berhubungan dengan satanisme dan illuminati, namun sebenarnya mengisahkan tentang perundungan cyber atau perundungan di dunia online.

Tinggalkan Balasan