Karena Terlalu Cinta, Wanita ini Menikah Dengan Koper Kesayangannya

in
Ilustrasi Wanita Menikah Dengan Koper Karena Terlalu Cinta
Ilustrasi Wanita Menikah Dengan Koper Karena Terlalu Cinta

Menikah adalah impian bagi banyak wanita, apalagi jika dipasangkan dengan orang yang ia cintai. Dalam menentukan sosok yang nantinya menjadi pendamping hidup, tentunya kita memiliki kriteria atau selera masing-masing. Karena jika tidak selektif, bisa saja pernikahan tersebut hanya seumur jagung saja.

Namun, ada beberapa orang yang membangun rumah tangga dengan makhluk yang tidak hidup, atau bisa dibilang benda mati. Seperti kisah seorang wanita bernama Rain Gordon yang menikah dengan koper kesayangannya yang diberi nama Gideon. Ia sudah terlalu cinta dengan koper miliknya tersebut.

Terlalu cinta dengan benda mati

Dikutip dari brilio.net, Kamis (17/12/2020), wanita berusia 24 tahun itu mengakui telah tertarik kepada benda mati sejak usianya masih 8 tahun. Saat Desember 2015, tak sengaja ia melihat sebuah koper di sebuah toko yang membuatnya sangat tertarik untuk membeli. Sehingga ia pun langsung membeli koper tersebut dan memberinya nama Gideon.

Baca Juga: Viral Video Suami Tak Sengaja Tendang Wajah Istrinya Di Hari Pernikahan

ARTIKEL TERKAIT •
Viral, Pernikahan Sejenis Tiga Pria di Thailand, Warganet Pertanyakan Malam Pertamanya

Sejak kecil, aku percaya bahwa ada jiwa yang melekat pada objek, juga pada hal-hal di sekitar kita. Aku percaya pada animisme, yang berarti ada kehidupan di semua benda,” tuturnya.

Ilustrasi Koper
Ilustrasi koper | suara.com

Selalu bersama dengan Gideon, lama kelamaan Rain mulai menyadari kalau dirinya memiliki perasaan yang lebih dari sekedar benda kepunyaan. Hingga pada akhirnya, pada bulan Juli lalu ia pun melangsungkan pernikahannya dengan ‘Gideon’.

Aku tidak percaya kami akan berakhir bersama. Aku selalu mengagumi penampilannya, tapi aku tidak berpikir lebih,” sebut wanita asal Rusia itu.

Memperlakukan layaknya manusia

Meskipun ia mengetahui kalau Gideon adalah benda mati yang tidak bisa ngapa-ngapain, namun Rain tetap memperlakukannya layaknya seperti manusia. Misalnya seperti berciuman, berpelukan, hingga hal-hal romantis lainnya. Sampai-sampai sesekali ia juga mengajak Gideon berkomunikasi melalui telepati.

Koneksi spiritual dan komunikasi kami dilakukan lewat telepati. Aku mendengarnya, dan dia mendengarku, tapi dari luar ini terlihat seperti monolog,” sambungnya.

ARTIKEL TERKAIT •
Viral Kakek Berusia 71 Tahun Nikahi Gadis 17 Tahun, Cinta tak Memandang Usia

Baca Juga: Viral Pasangan Pengantin Ini Menikah Dengan Mahar Sepasang Ikan Cupang

Walaupun hanya sekedar benda tak bernyawa, hubungan mereka bukan hanya sebagai teman dan suami istri saja. Karena sudah terlalu cinta, Rain menganggap Gideon sudah menjadi mentor untuk dirinya dalam menjalani kehidupan.

Sebelum Rain menikah dengan koper kesayangannya, Rain pernah menjalin hubungan dengan seorang pria selama 2 tahun. Namun harus berakhir perpisahan ketika si pria mengetahui kalau Rain memiliki ketertarikan terhadap benda mati.

Aku tidak bisa berhubungan dengannya (mantanku). Jika dihadapkan dengan pilihan antara dirinya dan Gideon, aku akan memilih Gideon tanpa ragu. Aku selalu dan akan selalu memilihnya,” pungkasnya.

Meminta orang untuk memahaminya

Pernikahan mereka dilaksanakan secara online dan disaksikan oleh saudara dan teman-teman Rain. Walaupun tidak terdaftar dalam hukum, namun Rain mengaku tetap bahagia.

Sudah pasti hubungan yang dijalani Rain ini sangat aneh dan tak lazim dilakukan. Bahkan ia sering menerima omongan yang tak mengenakkan mengenai apa yang ia lakukan. Akan tetapi, dia sama sekali tidak peduli dan meminta orang-orang agar dapat memahaminya.

ARTIKEL TERKAIT •
Gak Jadi Nikah Karena Beda Agama,Wanita ini Dipeluk Ibu Mantan Ketika Pernikahan Anaknya

Baca Juga: Viral Kisah Wanita Yang Menikah Dua Kali Dengan Pria Yang Sama

Aku harap orang-orang lebih memahami ini. Jangan menilai orang untuk sesuatu yang tidak kamu pahami,” akhirnya.

Berikan Nilai Untuk Konten ini

Yudi Gintara

Seorang yang berjiwa introvert, dan masih mengharapkan dirinya.