Newspedia

Terekam CCTV, Pria Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Bocah di Teras Rumah Ditangkap

Belum lama ini seorang pria telah viral karena terekam CCTV sedang melakukan pelecehan seksual terhadap bocah di sebuah teras rumah. Pria berusia 25 tahun tersebut kini telah resmi ditangkap setelah rekaman CCTV tersebut tersebar di internet.

Pria berinsial HI ini merupakan warga Jalan Slamet Riyadi, Samarinda, Kalimantan Timur. Sementara itu aksi pencabulan ini dilakukan di kompleks perumahan, Jalan Pangeran Untung Surapati, Samarinda pada tanggal 22 Maret hari selasa siang.

Rekaman CCTV yang memperlihatkan pelecehan seksual terhadap bocah

Terekam Cctv Pria Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Bocah Di Teras Rumah Ditangkap
Rekaman CCTV

Rekaman CCTV berdurasi 17 detik ini memperlihatkan seorang anak berusia 3 tahun hendak menutup pintu pagar rumah. Belum sempat menutup, seorang pria tak dikenal masuk ke halaman rumah.

Kemudiang sang pelaku memegang dan memaksa korban hingga lari ketakutan. Kemudian dua wanita dewasa bergegas keluar rumah sempat memukul pelaku. Sambil membawa tas kresek hitam, pelaku kemudian pergi.

Pelaku telah ditangkap oleh pihak kepolisian

Terekam Cctv Pria Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Bocah Di Teras Rumah Ditangkap 1 1
Pelaku Ditangkap Polisi

Warganet pun mendesak pihak kepolisian untuk segera menanggani kasus pencabulan ini setelah tersebar di internet. Polisi kemudian bergerak cepat dan menangkap pelaku di rumahnya Jalan Slamet Riyadi.

Menurut informasi, pelaku sendiri bekerja sebagai buruh sekop pasir, pelaku ditangkap saat baru pulang kerja menuju rumahnya lalu melintasi rumah korban. Kasus ini saat ini sedang ditanggani oleh Polresta Samarinda.

Pelaku sudah dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Daerah Atma Husada Mahakam di Samarinda guna pemeriksaan lebih lanjut dan memastikan kondisi kejiwaannya. Semoga kejadian seperti ini tidak akan pernah terulang kembali lagi.

source: Suara Bogor

Related Posts

Halo Pembaca Bebaspedia! Izinkan kami mengirimkan notifikasi berita terbaru untuk kamu Nanti IZINKAN