Dampak Berbahaya Orang Tua Sering Melarang Anak

in
Dampak Berbahaya Orang Tua Sering Melarang Anak
Dampak Berbahaya Orang Tua Sering Melarang Anak

“Ini semua demi kebaikannya” ungkapan tersebut kerap dilontarkan orang tua saat menjawab berbagai pertanyaan perihal larangan pada si kecil. Namun terlalu sering melarang anak akan memiliki dampak kurang baik terhadap psikologis anak, simak baik-baik dampaknya.

Minder

Larangan orang tua yang berlebihan menyebabkan anak memiliki masalah psikologis selalu minder. Hal ini tidak hanya berdampak saat kecil saja namun juga hingga dewasa. Orang tua jangan sampai niat baik untuk menjaga anak justru menjadi bumerang di kemudian hari.

Mudah berbohong

Orang tua yang terlalu keras melarang anak dapat mendorong si kecil untuk berbohong. Tanpa ruang gerak yang bebas, anak akan mencari celah dari kekangan orang tua. Selain itu, apabila hal yang dilakukan anak tidak sesuai dengan keinginan orang tua secara sadar atau tidak ia akan berbohong sebagai upaya menghindari hukuman.

Mudah cemas

Salah satu penyebab sikap mudah cemas saat dewasa adalah pola asuh orang tua yang terlalu sering melarang anak. Anak yang mengalami pola asuh demikian umumnya sering ketakutan dan cemas untuk melakukan kesalahan.

ARTIKEL TERKAIT •
Cara Ampuh Mendidik Anak Agar Kuat Mental

Pemalas

Tidak masalah jika orang tua membiarkan sang anak membantu pekerjaan rumah. Membantu untuk mencuci piring atau mencabut rumput liar di taman sebenarnya bisa membuat si kecil berkembang secara empati.

Namun terkadang orang tua jika si kecil akan memecahkan gelas atau bermain lumpur di halaman, larangan itu akan membuat si kecil kehilangan gairah untuk beraktivitas.

Tidak percaya diri

Anak yang terlalu sering dikekang cenderung tidak percaya diri, mereka meragukan kemampuan yang dimilikinya sebab tidak pernah mendapatkan kepercayaan dari orang tuanya, sebaiknya tetplah memberi ia kesempatan untuk mencoba hal-hal baru, dengan catatan orang tua selalu mengawasi dan mengingatkan si kecil agar berhati-hati.

Penakut

Anak yang terlalu sering dilarang akan tidak bebas berekspresi, sehingga seorang anak yang terlalu sering dilarang akan menjadi pribadi yang penakut, misalnya ketika orang tua melarang sang anak menggunakan pisau, si kecil akan mengubur keinginannya untuk belajar memasak, ia tumbuh menjadi pribadi penakut ketika akan memulai hal baru.

Berikan Nilai Untuk Konten ini