Kenali Arti Smilling Depression, Perlahan-lahan Membunuhmu

in
Kenali Arti Smilling Depression, Perlahan-lahan Membunuhmu
Kenali Arti Smilling Depression, Perlahan-lahan Membunuhmu

Depresi biasanya dikaitkan dengan dengan kesedihan, kelesuan, putus asa, bahkan membuat pengidapnya tidak memiliki tenaga untuk keluar dari kamar tidurnya. Smiling Depression atau depresi yang tersenyum, adalah istilah untuk seseorang yang hidup dengan depresi dalam dirinya, bahagi di raut wajah.

Diblik topeng mereka yang tampak gembira dan bahagia, mereka memiliki perasaan putus asa, tidak berharga, dan tidak mampu melakukan apa-apa. Mereka berjuang dengan depresi dan kegelisahan dalam jangka waktu yang lama, namun disaat bersamaan rasa takut akan diskriminasi membuat pikiran mereka kabur, dan secara tidak sadar berusaha untuk tampil bahagia di depan orang lain, seolah semuanya baik-baik saja.

Hingga saat ini smiling depression memang belum digolongkan sebagai salah satu gangguan mental, tetapi kondisi ini dapat disebut sebagai gangguan depresi mayor dengan fitur atipikal, berbahaya dan perlu diwaspadai, sebagai salah satu sub dari depresi, orang dengan smiling depression juga mengalami gejala yang serupa dengan gejala depresi pada umumnya.

Namun meski mengalami gejala tersebut, pengidap smiling depression justru terlihat sangat normal jika di depan umum. Mereka bahkan cenderung aktif, ceria, optimis, dan memiliki kehidupan sosial sama seperti orang yang normal.

ARTIKEL TERKAIT •
Apa Itu Control Freak? Berikut Penjelasan Dan Ciri-cirinya!

Hal ini justru lebih berbahaya dibanding pengidap depresi biasa, yang umumnya lemah dan tidak memiliki energi untuk melakukan aktivitas.

Pengidap smiling depression yang memiliki cukup banyak energi untuk tetap aktif di luar justru memiliki resiko bunuh diri yang lebih tinggi. Ya, orang dengan depresi berat kadang merasa ingin bunuh diri, tetapi banyak yang tidak punya energi untuk bertindak berdasarkan pemikiran ini. Namun, seseorang dengan smiling depression mungkin memiliki energi dan motivasi untuk menindaklanjutinya.

Maka dari itu ceritakan apa yang menjadi bebanmu kepada orang yang kamu percaya untuk mengurangi beban pikiran agar terhindar dari smiling depression, begitu juga traveling mampu menyegarkan pikiran.

Berikan Nilai Untuk Konten ini