5 Kelabang Dengan Sengatan yang Mematikan

in
Scolopendra Heros
Credit Image: IDN Times

Kelabang adalah hewan arthropada yang sudah hidup sejak zaman purbakala. Dulunya, kelabang memiliki ukuran raksasa, berbeda jauh dengan ukurannya yang sekarang.

Hewan ini menggunakan bisanya untuk melumpuhkan mangsa. Kelabang merupakan hewan karnivora. Hewan ini cukup ditakuti oleh tak sedikit orang karena bisanya. Bahkan beberapa jenis kelabang memiliki bisa yang paling mematikan di dunia.

1. Scolopendra Cataracta

Scolopendra Cataracta
Scolopendra Cataracta | IDN Times

Kelabang jenis ini merupakan kelabang yang bisa hidup di dua tempat, yaitu daratan dan air, atau bisa dibilang kelabang ini amfibi. Mereka bisa tumbuh hingga mencapai panjang 20 cm. Kelabang ini hanya bisa ditemui di daerah Asia Tenggara, terutama Laos dan Thailand.

Jika kalian tersengat oleh kelabang ini, tubuh kalian akan terasa sakit dan terbakar kemudian akan menjalar ke seluruh tubuh.

2. Amazonian giant centipede

Amazonian Giant Centipede
Amazonian giant centipede | IDN Times

Jenis kelabang ini tinggal di Hutan Amazon, dan sekitar Karibia dan Amerika Selatan. Kelabang ini merupakan kelabang terbesar di dunia, dengan ukuran panjang bisa mencapai 30 cm.

Kelabang ini bisa menaklukan berbagai mangsa, seperti berbagai macam serangga, hingga jenis kadal, katak hingga ular sekalipun. Bisa kelabang ini sangat mematikan, pada tahun 2014, seorang anak berumur 4 tahun di Venezuela tewas karena tersengat oleh hewan ini.

ARTIKEL TERKAIT •
Apakah Belut Listrik Bisa Tersengat Listrik yang Dikeluarkannya?

3. Scolopendra subspinipes

Scolopendra Subspinipes
Scolopendra subspinipes | IDN Times

Dengan ukurannya yang bisa mencapai 20 cm, kelabang ini termasuk jenis terbesar di dunia. Hidup di habitat area tropis seperti Asia Tenggara, Amerika Tengah, Amerika Utara dan Australia.

Kelabang ini biasanya memangsa hewan invertebrata, seperti serangga serta vertebrata seperti tikus dan reptil kecil sebagai makanannya. Racunnya sangat berbahaya, terdapat laporan di Filipina, seorang anak berusia 7 tahun tewas setelah kepalanya disengat oleh kelabang ini.

4. Scutigera Coleoptrata

Scutigera Coleoptrata
Scutigera Coleoptrata | IDN Times

Kelabang ini termasuk jenis kelabang dengan ukuran yang kecil, ukurannya hanya 25-55 mm saja. Karena ukurannya yang kecil, Scutigera Coleoptrata disebut juga house centipede.

Scutigera Coleoptrata merupakan kelabang asli dari Kawasan Mediterrania, namun telah tersebar di berbagai belahan dunia, seperti Asia, Amerika Utara dan Amerika Selatan.

Makanan utamanya adalah serangga-serangga kecil, sengatan hewan ini hampir sama seperti sengatan lebah. Yaitu membuat kulit gatal dan memerah.

5. Scolopendra Heros

Scolopendra Heros
Scolopendra Heros | IDN Times

Kelabang ini disebut juga giant redheaded centipede, memiliki ukuran hingga mencapai 20 cm, membuat kelabang ini menjadi jenis yang terbesar di Amerika Utara. Habitat alaminya berada di Amerika utara, tepatnya di Amerika Serikat dan Meksiko bagian Utara.

ARTIKEL TERKAIT •
Perbedaan Kucing Anggora dan Kucing Persia

Termasuk hewan nokturnal, hewan ini berburu mangsa di malam hari seperti tikus, reptil kecil, dan serangga lain. Racun dari kelabang ini menyebabkan luka di bagian tertentu. Selain itu, racunnya juga bisa menyebabkan gejala mual dan sakit kepala.

Berikan Nilai Untuk Konten ini