menu
Bebaspedia.com
Bebaspedia.comFaktapediaIni Dia Ciri-Ciri Dari Beras Yang Sudah Kadaluwarsa

Ini Dia Ciri-Ciri Dari Beras Yang Sudah Kadaluwarsa

Ciri beras kadaluwarsa

Berikut adalah ciri-ciri utama dari beras yang sudah kadaluwarsa.

Mungkin masih banyak dari kita yang gak mengetahui. Tapi faktanya, beras yang menjadi bahan pokok nasi, memiliki masa kadaluwarsa loh!

Ya jangan disangka bisa tahan lama walau faktanya dalam 1-2 minggu, beras terlihat biasa-biasa saja dan masih terasa enak-enak saja. Karena sekali lagi, bulir-bulir beras ini memang bisa kadaluwarsa.

Lalu bagaimana caranya mengetahui kalau beras yang kita miliki sudah kadaluarsa?

Ciri-Cirinya

Melansir Indozone, sebenarnya even kamu membeli beras dari supermarket atau mini market yang notabene mencantumkan tanggal kadaluarsa-nya, masih aman-aman saja loh untuk dikonsumsi walau, sudah melewati tanggal kadaluarsanya.

ASALKAN, berasnya tidak menampilkan ciri-ciri spesifik berikut ini.

Kantong beras yang berlobang atau rusak

Kantong beras telihat lembap

Terlihat tanda-tanda pembusukan

Ada kutu / serangga

Ada jamur di berasnya

Nah untuk yang mengkonsumsi beras merah, berikut ciri berasnya yang sudah kadaluwarsa.

Perubahan warna pada beras

Bau anyir atau tengik

Tekstur berminyak

Setelah mengetahui ciri-ciri tersebut, maka langkah yang bisa diambil sekarang, adalah dengan menyimpan beras di tempat dan sikon yang tepat.

ARTIKEL TERKAIT •
Benarkah Meletakkan Ponsel Basah ke Dalam Beras Bisa Menyerap Airnya?

Tempatkan Beras Di Tempat Sejuk

Spesifiknya tempatkanlah beras di wadah yang kedap udara, kering dan dingin (baca: sejuk). Dengan menempatkan di lokasi sikon seperti ini, dijamin beras akan terhindar banget dari serangan kutu atau serangga lainnya.

Atau kalau mau yang lebih praktis lagi, tempatkan saja di dalam kantong plastik. Gue adalah salah satu yang membeli beras per-kiloan dari warung / toko beras yang berasnya ditempatkan dalam kantong plastik.

Dan faktanya, metode ini aman-aman saja kok guys. Asalkan setiap selesai menggunakan, kamu tutup rapat lagi plastiknya ya. Cuma satu aspek yang gak enak dari beras dalam kantong plastik: GAMPANG SOBEK.

Makanya seperti yang dikatakan, setelah selai tutup rapat. Dan sebisa mungkin (well, wajib sih) kantong beras di-dobel. Jadi plastik beras dibungkus lagi oleh kantong plastik lain.

Hal ini juga untuk menghindari potensi tumpah di jalan karena beban beras yang gak sepadan dengan beban plastiknya. Semoga pembahasannya bermanfaat ya!

Add comment