Bolehkah Bertukar Foto Saat Proses Ta’aruf?

in
Bolehkah Bertukar Foto Saat Proses Ta'aruf? |aksi.id
Bolehkah Bertukar Foto Saat Proses Ta'aruf?

Foto di zaman ini sangat penipuan dan rekayasa. Ketika foto jatuh di tangan lawan jenis, khususnya foto perempuan jatuh di tangan laki-laki, maka sangat memungkinkan untuk disalahgunakan, seperti ditaruh di dompet, diupload di media sosial (untuk dipamerkan) dan bahkan dijadikan bahan memuaskan hawa nafsu. Namun pada akhirnya ternyata mereka tidak jadi menikah dengannya.

Memandangi wajah lawan jenis yang bukan mahram secara sengaja dan berulang kali adalah haram dan merupakan jalan menuju keburukan lain akibat pandangan dan hawa nafsu tersebut.

Islam mengenal proses ta’aruf dalam pernikahan

Sebelum melakukan pernikahan, taaruf adalah langkah kita untuk lebih mengenal calon pasangan hidup kita. Tentunya ta’aruf beda dengan pacaran.

Dalam proses taaruf ini harus ada orang ke tiga sebagai perantara laki-laki dan perempuan yang akan melakukan taaruf.

Lalu bagaimana jika dalam proses taaruf tersebut seorang laki-laki dan perempuan bertukar foto?

Fujifilm Film Instax Mini Colorfilm Glossy Drie Pak2
Bolehkah Bertukar Foto Saat Proses Ta’aruf? |tewauw

Tidak dibolehkan antara laki-laki dan perempuan yang ingin ta’aruf bertukar foto, walaupun tujuannya untuk lebih memantapkan pilihan. Hal ini dikarenakan:

ARTIKEL TERKAIT •
Orang-Orang di Foto Ini Tak Pernah Ada di Dunia

Allah berfirman,

Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman, hendaklah mereka menundukkan pandangannya dan menjaga kemaluannya.” (QS. An-Nuur: 30)

Tidak dibenarkan untuk memberikan foto pada proses taaruf, ini dalam rangka mencegah kerusakan dan fitnah syahwat yang timbul karena godaan setan, dimulai dari memandangi lawan jenis dengan media yang tidak dihalalkan.

Foto tidak mampu merepresentasikan wajah atau bentuk asli dari si calon suami dan istri secara akurat

Menikah Atau Menjanda
Bolehkah Bertukar Foto Saat Proses Ta’aruf? |webmuslimah

Bisa jadi di foto si perempuan terlihat kecil, padahal aslinya gemuk besar. Bisa jadi pula di foto terlihat cantik atau ganteng dan ternyata aslinya tidak seperti itu.

Jika saat ta’aruf merasa cocok, maka bisa diteruskan dengan nazar (melihat langsung calon pasangan). Saat itulah pandangan terhadap calon dihalalkan.


Karenanya kami nasehatkan terutama kepada para akhwat, untuk jangan sekali-kali menyerahkan foto kepada orang yang bukan mahram, sekalipun itu calon pasangan hidup. Wallahu a’lam. Dan jangan lupa baca juga Agar Tidak Kecewa saat Ta’aruf, Lakukan 5 Tips Ini(Buka di tab peramban baru)

ARTIKEL TERKAIT •
Mengapa Orang Zaman Dulu Tidak Mau Tersenyum Ketika Difoto?

Berikan Nilai Untuk Konten ini