Pernyataan Komisioner KPAI Menjadi Berita Teratas di Media Di Inggris

in ,
Pernyataan Komisioner KPAI Menjadi Berita Teratas di Media Di Inggris
Pernyataan Komisioner KPAI Menjadi Berita Teratas di Media Di Inggris

Pernyataan komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia Sitti Hikmawatty bahwa wanita bisa hamil karena berenang di kolam yang sama dengan pria ternyata juga menjadi perhatian media di Inggris.

Meskipun Sitti sudah meminta maaf dan memohon masyarakat agar “tidak menyebarluaskan lebih jauh atau malah memviralkan,” berita itu terlanjur menjadi yang paling populer di situs berita Daily Star pada Senin (24/02/2020).

Berita dimaksud berjudul “Women can get pregnant from swimming in a pool with men, child officials claims”, mengutip pernyataan Sitti di situs berita lokal Jumat lalu. Berita tersebut diterbitkan Daily Star hari Minggu dan sekarang sudah dibagikan lebih dari 11.500 kali di media sosial.

Dari 20 berita terpopuler hari itu, pernyataan Sitti tersebut berada di posisi teratas, mengalahkan kabar tentang rapat rahasia kerajaan Inggris untuk mempersiapkan Pangeran William sebagai putra mahkota jika Ratu meninggal dan Pangeran Charles menjadi raja.

Daily Star diterbitkan oleh raksasa media Reach PLC, penerbit koran, majalah dan situs berta terbesar di Inggris.

ARTIKEL TERKAIT •
Virus Corona di Indonesia, 69 Kasus dan 4 Orang Meninggal

Sittis sebelumnya telah mencabut pernyataan itu, yang menurutnya dilontarkan dalam kapasitas pribadi bukan mewakakili KPAI.

“Saya meminta maaf kepada publik karena memberikan statemen yang tidak tepat. Statemen tersebut adalah statemen pribadi saya dan bukan dari KPAI. Dengan ini saya mencabut statement tersebut,” ujarnya.

“Saya memohon kepada semua pihak untuk tidak menyebarluaskan lebih jauh atau malah memviralkan,” ujar Sitti.

Ketua KPAI Susanto juga telah mengeluarkan surat pernyataan yang meralat informasi dari komisionernya itu. Melalui keterangan tertulis ia menegaskan apa yang disampaikan Sitti tak sejalan dengan prinsip lembaganya.

“Perlu kami sampaikan, pemahaman dan sikap KPAI tidak sebagaimana narasi berita di media online dimaksud. Semoga klarifikasi ini dapat meluruskan kesalahpahaman berita sebagaimana yang beredar,” ujar Susanto.

Sementara Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menegaskan bahwa perempuan tak akan bisa hamil tanpa penetrasi. Apalagi ketua Biro Hukum dan Pembinaan Anggota IDI, Nazzar menerangkan ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi agar perempuan bisa hamil. Beberapa diantaranya adalah kualitas sperma, mutu ovum atau sel telur dan yang terpenting adalah suasana dalam organ reproduksi perempuan.

ARTIKEL TERKAIT •
Pelaku Penabrak Ibu Hamil Tidak Ditahan Karena Sudah Mengeluarkan Uang Rp 70 Juta

Sementara air kolam renang tidak mendukung sperma untuk bertahan. Sehingga ia memastikan pernyataan yang menyebut perempuan bisa hamil saat berada di kolam renang bersama laki-laki, adalah tak berdasar.

Berikan Nilai Untuk Konten ini