Jarang Menggoreng, Begini Uniknya Memasak Khas Papua

in ,
Barapen Ceremony Baliem Valley
Barapen | Wikipedia Commons

Di Papua memasak dengan menggoreng jarang sekali ditemukan. Masyarakat Papua lebih sering menggunakan metode barapen untuk mengolah makanan.

Pernah dengar metode ini? Berikut penjelasannya!

Metode memasak tradisional

Minyak goreng di sana sulit untuk didapatkan, itu sebabnya makanan khas Papua jarang ada yang dimasak digoreng. Kebanyakan dibakar atau direbus. Nah, barapen merupakan metode memasak tradisional yang masih dipertahankan oleh masyarakat di sana.

Barapen dikenal juga dengan sebutan bakar batu. Barapen bukan sembarang metode memasak, metode ini juga merupakan ritual memasak bersama dengan tujuan mensyukuri rezeki dari alam.

Ritual ini sering digunakan ketika hendak menyambut kabar baik, menjaga hubungan keluarga dan kerabat, atau saat mengumpulkan prajurit untuk berperang.

Memasak dengan batu

Barapen
Barapen | Good News from Indonesia

Cara memasak dengan metode barapen terbilang cukup sederhana, yaitu menggunakan tumpukan batu yang dipanaskan. Batu-batu kali disusun kemudian dinyalakan api.

Lalu, bahan-bahan makanan seperti daging ayam, daging babi, ikan, atau daging sapi ditata di atas batu-batu tadi, kemudian di bagian atas makanan ditimpa dengan batu lagi.

ARTIKEL TERKAIT •
Mengulik Mumi Papua Berusia Ratusan Tahun

Barapen atau bakar batu dibuat di sebuah lubang besar, kemudian lubang tersebut akan ditutupi oleh dedaunan kering dan kembali dibakar. Api yang digunakan untuk membakar dibuat dari kayu-kayu bakar yang dikumpulkan.

Sebelum bahan makanan dibakar, bahan tersebut akan dibungkus menggunakan daun pisang atau daun talas. Oh iya, selain daging-dagingan, talas juga sering diolah dengan metode barapen ini.

Proses waktu yang dibutuhkan memasak makanan dengan metode barapen ini, terbilang cukup lama. Untuk mematangkan makanan, dibutuhkan sekitar tiga sampai empat jam.

Karena menunggu dua tumpukan batu yang dipanaskan, maka itu barapen ini membutuhkan waktu yang lama. Meski demikian, bahan makanan yang diolah dengan menggunakan metode ini menjadi lebih lembut dan enak.

Contohnya saja daging ikan, dagingnya akan lembut dan tidak berair.

Berikan Nilai Untuk Konten ini