4 Tips Mengatasi Sleep Paralysis

in ,
Ketindihan
Ketindihan | Credit Image: Kompas Lifestyle

Pernahkah kalian merasa tidak dapat bergerak ketika tidur? Seperti ada sesuatu yang mengikat dan menindih kalian saat berada di fase setengah sadar ketika tidur. Nah fenomena ini sering juga disebut ketindihan, beberapa orang percaya bahwa saat itu kita sedang ditindih oleh setan atau jin.

Dalam ilmiah, fenomena ini disebut juga sleep paralysis. Sleep paralysis terjadi ketika tubuh sudah tertidur namun ada bagian otak yang terjaga. Sehingga, ketika kamu mencoba untuk bergerak badanmu akan freeze selama beberapa detik, bahkan menit. Faktor pemicu sleep paralysis antara lain, kurangnya waktu tidur.

Pada beberapa kasus mengatakan bahwa saat ketindihan mereka bisa melihat makhluk gaib, padahal mungkin mereka hanya mengalami halusinasi. Umumnya, sleep paralysis berkaitan dengan halusinasi. Halusinasi adalah efek yang muncul pada tubuh saat mengalami setengah kesadaran.

Ada beberapa cara untuk mengatasi sleep paralysis, berikut ulasannya!

1. Jangan Dilawan

Melawan Ketindihan
Melawan Ketindihan | Klikdokter

Salah satu cara untuk terbangun dari sleep paralysis adalah dengan melawan rasa takut. Hal tersebut memang tidak mudah, namun semakin rasa takut menguasai pikiranmu, semakin berat pula tekanan yang kamu rasakan.

ARTIKEL TERKAIT •
Benarkah Teknologi 5G Ancam Kesehatan Manusia?

Ketika kamu merasa tertekan dan tak bisa bergerak, hal yang harus kamu lakukan adalah jangan melawan balik. JIka kamu melawan balik, perasaan tertekan pada dirimu akan meningkat, sehingga juga akan meningkatkan rasa takut dan memicu pusat emosional dan memperkuat mimpi buruk.

2. Hadapi dengan rasa tenang

Hadapi Ketindihan Dengan Tenang
Hadapi Ketindihan Dengan Tenang | IDN Times

Ketika sleep paralysis mulai menyerang, usahakan untuk tetap rileks. Tanamkan pada dirimu bahwa “Ini hanya ketindihan, aku akan baik-baik saja”.

Dengan menanamkan pikiran positif dan selalu tenang dalam menghadapi ketindihan ini, maka kamu akan dapat segera bangun dari mimpi burukmu tersebut.

3. Goyangkan kaki

Goyang Kaki
Goyang Kaki | Brillio

Cara lain untuk mengatasi ketindihan ialah dengan mencoba menggerakan jari kaki. Sebagian besar kelumpuhan tidur terjadi pada perut, dada, dan tenggorokan. Jadi cobalah untuk fokuskan semua perhatian pada jari kaki, dan cobalah untuk menggerakannya.

Jika kamu berhasil menggerakan kakimu, maka akan merangsang organ tubuh lain untuk bangun dan bergerak.

4. Fokus pada pernapasan

Atur Pernapasan
Atur Pernapasan | Tempo

Untuk mengurangi nyeri pada dada yang terjadi saat sleep paralysis, kamu dapat mengatur pernapasanmu. Terkadang kita lupa untuk bernapas saat ketindihan dikarenakan perhatian kita dipengaruhi oleh ketakutan yang parah.

ARTIKEL TERKAIT •
Kenali Gejala Anak Mengalami Pneumonia, Orang Tua Harus Tau

Nah, ketika kita bisa mengendalikan napas, maka kamu bisa mengendalikan rasa takut. Jika rasa takut sudah kita kendalikan, kita akan lebih mudah mengendalikan perasaan dan organ tubuh lain.

Referensi: health.detik

Berikan Nilai Untuk Konten ini