Kasus Virus Corona 369 di Indonesia, 32 Meninggal Dunia

in ,
Kasus Virus Corona 369 di Indonesia, 32 Meninggal Dunia
Kasus Virus Corona 369 di Indonesia, 32 Meninggal Dunia

Juru Bicara Pemerintah Penanganan virus corona Achmad Yurianto kembali menyampaikan pembaharuan data terkait Corona COVID-19 yang sebelumnya ada 309 kasus, 25 orang meninggal dan 15 orang sembuh. Pada Jumat, 20 Maret 2020 dilaporkan pertambahan sudah ada total 369 kasus virus corona di Indonesia.

Hal itu disampaikan dalam konferensi pers oleh Achmad Yurianto di gedung BNPB sebagaimana disiarkan oleh akun YouTube BNPB.

Jumlah tersebut paling banyak masih ada di Jakarta. Sebagian lagi tersebar di berbagai provinsi yang berada di pulau Jawa, Sumatera dan Kalimantan.

Sementara korban meninggal pasien virus corona kini menjadi  32 orang. Pasien yang sembuh 17 orang. Oleh karena itu ada penambahan kasus baru hingga 60 orang. “Screening massal ini sudah kita sosialisasikan,” kata Yurianto.

Hingga saat ini pemerintah Indonesia belum menerapkan lockdown menghempang wabah virus corona ini. Presiden Joko Widodo memilih agar dilakukan rapid test uji cepat. massal di Indonesia untuk mengidentifikasi kasus dengan tetap menggalakkan mekanisme social distancing.

Jokowi siapkan dana untuk obat mengatasi virus corona

Presiden Joko Widodo, mengaku sudah memesan obat untuk penyembuhan virus corona (COVID-19). Obat ini disebut sudah digunakan di beberapa negara.

Itu dikatakan Kepala Negara, dalam pernyataan persnya di Istana Merdeka. Jokowi mengatakan, beberapa sudah dipesan dalam jumlah banyak.

“Pemerintah juga menyiapkan obat dari hasil riset dan pengalaman beberapa negara agar bisa digunakan untuk mengobati COVID-19 sesuai resep dokter. Obat tersebut akan sampai pada pasien yang membutuhkan melalui dokter keliling dari rumah ke rumah melalui RS dan puskesmas di kawasan yang terinveksi,” kata Presiden Jokowi, Jumat 20 Maret 2020.

BUMN Farmasi, yang ditugaskan untuk mendatangkan obat tersebut diminta untuk segera memperbanyak agar bisa digunakan oleh masyarakat. Jokowi mengatakan, memang anti virus COVID-19 belum ditemukan. Tetapi ada beberapa obat yang digunakan oleh satu hingga dua negara dan berhasil menyembuhkan.

Obat klorofin yang juga menurutnya sudah dipesan dan telah siap sebanyak tiga juta. Pemerintah kata dia, terus bergerak dengan cepat agar wabah COVID-19 ini bisa segera diatasi.

Untuk saat ini masyarakat Indonesia dihimbau untuk terus terapkan gaya hidup sehat.