Korban Infeksi Virus Corona Tembus 95 Ribu Lebih

in ,
Korban Infeksi Virus Corona Tembus 95 Ribu Lebih
Korban Infeksi Virus Corona Tembus 95 Ribu Lebih

Lebih dari separuh pasien yang terinfeksi COVID-19 sembuh.

Angka pasien yang sembuh di seluruh dunia pun terus bertambah. Hingga Kamis (5/03/2020), jumlah pasien yang sembuh sedikitnya 53.668 orang.

Jumlah pasien sembuh itu bertambah kurang lebih 2.700 orang dalam waktu 24 jam. Sementara total orang yang terinfeksi ada 95.481 orang dengan angka kematian 3.286.

Seperti diberitakan sebelumnya, setiap orang bisa ikut mengambil bagian dalam upaya mencegah penyebaran SARS-CoV-2, virus yang menyebabkan COVID-19.

Namun, kita sendiri harus sadar bahwa ada beberapa kebiasaan yang justru dapat memperburuk keadaan. Kebiasaan yang bisa memperburuk keadaan antara lain tidak mengarantina diri saat sakit, lebih percaya teori konspirasi dibanding tenaga medis.

Memilih menggunakan pengobatan alternatif yang belum tentu terbukti, tidak menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta justru memborong masker meski sehat.

Menurut Stanley Deresinski, seorang profesor klinis penyakit menular di Standford Medicine, kebiasaan-kebiasaan tersebut justru dapat membuat orang yang sakit atau suspect virus corona menyebarkan virusnya ke orang lain.

ARTIKEL TERKAIT •
Pabrik Apple di China Siap Produksikan Masker

“Jika Anda terinfeksi dan melakukan kontak dengan orang lain, orang tersebut berpotensi tertular juga,” ujar Deresinski.

“Pada dasarnya pola inilah yang harus berputar,” tambah Deresinski, seperti dilansir Live Science, Kamis (5/03/2020).

Berkaitan dengan itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa saat ini dunia kekurangan peralatan medis yang dapat melindungi petugas medis dan pasien, seperti masker, sarung tangan, dan kacamata khusus.

WHO memperingatkan bahwa kurangnya peralatan pelindung dapat menghambar dalam menanggapi wabah.

Hingga Kamis (5/03/2020) siang ini, lebih dari 95.000 orang di seluruh dunia dikonfirmasi positif terinfeksi COVID-19 dan menewaskan sedikitnya 3.285 orang sejak pertama kali diidentifikasi di Wuhan, China, pada akhir Desember 2019.

Dalam waktu kurang dari 10 minggu, virus ini telah menyebar ke lebih dari 80 negara dan wilayah. Jumlah korban terbanyak ada di China, Korea Selatan, Italia, Iran, dan Jepang.

Untuk saat ini para peneliti dan ilmuwan berusaha untuk membuat vaksin dan menghentikan virus mematikan ini. Dianjurkan untuk masyarakat di berbagai negara agar menerapkan hidup sehat agar tidak tertular virus corona dan virus mematikan lainnya.

ARTIKEL TERKAIT •
Karena Wabah Virus Corona, Perampok Berkedok Tenaga Medis

Berikan Nilai Untuk Konten ini