4 Alasan Kenapa Hewan Prasejarah Berukuran Raksasa

in , ,
Image 6928 2e Unnuakomys Hutchisoni

Sejumlah fosil yang ditemukan oleh para paleontolog yang sudah disimpan di museum sudah cukup membuktikan bahwa pada zaman prasejarah, hewan-hewan saat itu memiliki tubuh yang luar biasa besar.

Mengapa mereka bisa sampai memiliki tubuh yang begitu besar? Berikut ulasannya!

1. Kondisi Vegetasi

1carboniferous Pic 41885
Kondisi Vegetasi Zaman Prasejarah| museumsvictoria

Tingkat karbon dioksida di atmosfer selama era Mesozoikum sangat jauh lebih tinggi dibandingkan sekarang, yaitu pada periode awal Trias 250 juta tahun yang lalu hingga akhir zaman Kapur 65 juta tahun yang lalu saat kepunahan dinosaurus mencapai puncaknya.

Karena tingkatan karbon dioksida tinggi, hal ini berkorelasi langsung terhadap peningkatan suhu. Hasilnya iklim global saat itu jauh lebih hangat dibandingkan sekarang.

Tingginya kadar karbon dioksida ini didaur ulang melalui fotosintesis oleh tanaman sebagai makanan. Sehingga saat zaman pra sejarah dipenuhi dengan berbagai macam jenis tumbuhan. Hal ini memungkinkan tersedianya pasokan makanan yang berlebihan. Hewan-hewan saat itu bisa tidak kekurangan bahan makanan hingga berevolusi menjadi raksasa.

2. Mereka bernapas secara efisien di lingkungan dengan kadar oksigen rendah

462 Illustrasi Dinosaurus
Hewan Prasejarah Bernapas Dengan Efisien| netralnews.com

Kadar oksigen pada masa prasejarah sangat rendah dibandingkan masa sekarang. Makhluk hidup pada zaman itu, mengembangkan cara bernapas yang lebih efisien dibandingkan makhluk hidup masa kini, sehingga mereka bisa bertahan hidup.

ARTIKEL TERKAIT •
Zealandia, Benua yang Hilang Tersembunyi di Samudra Pasifik

Dinosaurus memiliki struktur pernapasan dan tulang yang hampir sama dengan burung, oleh karena itu memungkinkan mereka untuk bertahan hidup dan dapat bernapa di tempat dengan kadar oksigen yang rendah.

3. Kondisi gigantisme pada hewan berdarah dingin

Para ahli paleontologi meyakini bahwa sauropoda merupakan herbivora berdarah dingin. Gigantisme adalah kondisi di mana makhluk hidup mengalami kelebihan jumlah hormon pertumbuhan yang menyebabkannya menjadi raksasa.

Gigantisme yang dialami oleh hewan berdarah dingin saat itu bisa menyebabkan mereka memeprtahankan temperatur tubuh mereka terlepas dari kondisi lingkungan pada masa itu, atau yang disebut juga homeothermy.

Ukuran tubuh yang besar, memberikan mereka kemampuan memeprtahankan suhu tubuh mereka tetap terjaga pada temperatur yang konstan.

4. Mereka bisa menelan cabang tanpa mengunyahnya terlebih dahulu

19812 Mansourasaurus Shahinae
grid.id

Dinosaurus mampu menggigit cabang-cabang pohon besar dan menelannya utuh tanpa dikunyah terlebih dahulu. Hal ini disimpulkan oleh para peneliti setelah meneliti struktur tengkoraknya.

Hal ini membuat dinosaurus untuk bisa makan lebih cepat karena tak perlu mengunyah makanan mereka, sehingga mereka bisa makan lebih banyak yang tentu saja mempengaruhi ukuran tubuh dinosaurus.

ARTIKEL TERKAIT •
Anna Goldi, Penyihir Terakhir yang Mati di Eropa

Berikan Nilai Untuk Konten ini