4 Fakta Tentang Luar Angkasa

in
Nasa Bagikan Foto Iss Di Atas Indonesia 1907050
Credit Picture: Dream

Langit penuh dengan misteri, banyak hal yang masih bisa belum diungkapkan di luar angkasa. Sejauh yang kita ketahui, hanya para astronot dari lembaga antariksa sajalah yang dapat menyaksikan luar angkasa secara langsung.

Namun bebaspedia kali ini akan memberikan 4 fakta tentang luar angkasa yang mungkin jarang diketahui oleh orang. Berikut ulasannya!

1. Sunyi

062012500 1519298166 IStock 836617736
Ilustrasi Astronot di Luar Angkasa | Liputan6

Suara bisa terdengar di planet yang memiliki atmosfer cukup tebal, seperti di Bumi. Atmosfer dan tekanan udara memungkinkan suara untuk terdengar. Di ruang hampa udara tak memiliki atmosfer, sementara itu gelombang suara membutuhkan media untuk dilalui.

Yups, di luar angkasa sana tidak ada suara alias sunyi.

2. Dua keping logam yang sama jika bersentuhan akan terikat secara permanen

Efek ini disebut juga “Cold Welding”. Atom-atom yang bersentuhan pada potongan logam tidak memiliki cara untuk mengetahui bahwa mereka merupakan potongan logam yang berbeda.

Hal ini tidak akan terjadi di Bumi karena di Bumi terdapat udara dan air yang memisahkan potongan-potongan tersebut.

ARTIKEL TERKAIT •
6 Gerhana yang Akan Terjadi di Tahun 2020

Oleh karena itu untuk menghindari implikasi dari efek cold welding, ilmuwan harus mendesain konstruksi pesawat dengan sebaik mungkin.

3. Bintang di luar angkasa tak terhitung jumlahnya

Biintang Di Langit Ratio 16x9 1
Taburan bintang | tirto

Sebagian ilmuwan di NASA mengatakan bahwa jumlah bintang di luar angkasa adalah “zillion”. Kata “zillion” menunjukan arti dengan jumlah terbesar yang nominalnya tidak bisa ditentukan, bisa dibilang tak terbatas.

Sementara itu studi dari Australian National University memperkirakan bahwa jumlah bintang di alam semesta adalah ”70 sextillion”. Itu aartinya jumlah bintang bisa disama dengankan “70.000.000.000.000.000.000.000”.

4. Jejak kaki astronot di bulan akan bertahan setidaknya dalam waktu 100 juta tahun

Pendaratan Di Bulan Ilustrasi 160724074718 205
Astronot di Bulan | Republika

Jejak kaki astronot, jejak rover, material yang terbuang di bulan akan tersimpan dalam waktu yang cukup lama. Para ilmuwan memperkirakan, bekas bekas yang ditinggalkan termasuk jejak kaki di bulan akan bertahan setidaknya 100 juta tahun ke depan.

Di Bulan tidak ada atmosfer, sehingga tidak ada air dan udara yang mengikis bekas-bekas jejak tersebut.

ARTIKEL TERKAIT •
Asal Usul Kehidupan di Bumi Menurut “SAINS”

Berikan Nilai Untuk Konten ini