Apakah Matahari Bisa Meledak karena Supernova?

in
788px cassiopeia a spitzer crop
Credit Image: IDN Times

Matahari adalah pusat tata surya kita, matahari termasuk bintang karena menghasilkan cahayanya sendiri. Pada umumnya, bintang akan mengalami ledakan supernova.

Apakah Matahari bisa mengalami ledakan tersebut? Berikut ulasannya!

Supernova

Ketika supernova terjadi, akan ada banyak debu yang terlepas ke angkasa. Debu-debu inilah yang nanti akan menjadi planet dan bintang-bintang. Ledakan ini sangat terang dan sangat kuat.

Bahkan dulunya, debu dan puing dari ledakan supernova bintang membentuk planet dan sistem tata surya kita ini. Ledakan supernova hanya akan terjadi pada bintang yang memiliki ukuran yang 10 kali lebih besar dibandingkan dengan Matahari.

Jika matahari mengalami ledakan supernova, makan seluruh sistem tata surya kita akan terganggu. Matahari tidak akan mati dengan cara supernova seperti bintang yang lebih besar lainnya.

Matahari yang Kehabisan Bahan Bakar

Sekitar 5 miliyar tahun lagi, Matahari kita akan kehabisan bahan bakarnya. Saat hal itu terjadi, matahari akan menjadi semakin besar dan mendigin. Lalu, matahari akan menjadi red giant.

Kemudian, matahari akan mengeluarkan lapisan terluarnya dari tata surya, yang membuat matahari menjadi semakin kecil hingga menjadi katai putih.

ARTIKEL TERKAIT •
Akhirnya, Indonesia Akan Punya Bandar Antariksa

Matahari Menjadi Bintang Katai Putih

Katai putih merupakan inti dari bintang yang mati, meskipun ukurannya hanya seukuran Bumi, namun ia memiliki berat yang hampir sama dengan Matahari.

Nah ketika Matahari menjadi bintang katai putih, beberapa planet seperti Merkurius, Venus, Bumi tidak akan bisa bertahan, namun sebagian besar Tata Surya masih ada.

Sementara Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus  mampu bertahan dan berevolusi mengelilingi Matahari yang menjadi bintang katai putih itu, begitu pun planet-planet kerdil lainnya.

Lama-kelamaan, bintang katai putih akan menjadi semakin gelap, ketika matahari sudah menjadi bintang katai putih, ia tidak akan menghasilkan cahaya yang besar dan banyak lagi, karena ia sudah tidak memiliki energi.

Jika hal itu terjadi, Tata Surya akan sangat dingin, kondisi ini tentu saja akan membuat kehidupan sulit untuk berlanjut.

Berikan Nilai Untuk Konten ini