Dampak Wajar Yang Dirasakan Selama Masa Pandemi Bagi Kamu Yang Berpacaran

in ,
Dampak wajar hubungan asmara di masa pandemi
Dampak wajar hubungan asmara di masa pandemi

Pandemi virus Corona membawa dampak yang baik ataupun buruk dalam kehidupan manusia. Termasuk salah satunya dalam hubungan relationship yang sedang kalian jalani. Baik itu bagi kamu yang baru saja berpacaran ataupun yang sudah lama. Apa yang sering terjadi dalam hubungan kalian? Apakah sering terjadi kesalahahaman sehingga menyebabkan pertengkaran?

Namun kamu jangan sampai berkecil hati, mengapa? Bukan hanya kamu saja yang merasakan hal ini, banyak pasangan diluar sana yang terpaksa membatasi hubungan percintaan mereka karena keadaan yang darurat yang saat ini kita rasakan.

Lantas, apa saja dampak yang wajar terjadi terhadap hubungan asmara kalian semasa pandemi virus Corona ini?

1. Terpaksa menunda bahkan membatalkan berbagai acara

Terpaksa menunda bahkan membatalkan berbagai acara
Terpaksa menunda bahkan membatalkan berbagai acara | via Unsplash

Sekarang ini kita sedang berada di zaman yang penuh dengan ketidakpastian. Kita tidak dapat memprediksi apa yang akan terjadi kedepannya. Kapan pandemi ini akan selesai. Oleh karena itu, kamu harus siap untuk beradaptasi dengan keadaan.

Berbagai agenda acara yang sudah kalian canangkan, namun secara terpaksa harus ditunda bahkan dibatalkan . Misalnya seperti rencana pernikahan, rencana dinner, atau pergi liburan.

ARTIKEL TERKAIT •
Orangtua Tidak Suka dengan Pasanganmu, Lakukan 5 Hal Ini

2. Pertengkaran sering terjadi

Pertengkaran sering terjadi
Pertengkaran sering terjadi | via Unsplash

Tidak semua pasangan yang mampu untuk menghadapi ini semua. Terutama untuk pasangan yang jarang merasa dipisahkan. Yang seharusnya mereka dapat sering bertemu, namun hal tersebut tidak bisa terjadi.

Hal ini bukan hanya dirasakan bagi mereka yang sedang berpacaran, namun acap kali terjadi bagi mereka yang telah menikah. Stress dan tekanan hidup karena lingkungan sekitar bisa membuat emosi mereka sulit untuk dikendalikan.

3. Introspeksi diri menjadi pasangan yang lebih baik lagi

Introspeksi diri menjadi pasangan yang lebih baik lagi
Introspeksi diri menjadi pasangan yang lebih baik lagi | via Unsplash

Jangan jadikan keadaan ini malah membuat kamu menjadi orang yang sulit untuk bersyukur. Berusahalan untuk mensyukuri apa yang ada, yang sedang kamu alami, percayalah setelah gelap pasti ada terang.

Introspeksi diri dengan sebaik-baiknya, apakah selama ini kamu telah menjadi pasangan yang baik buat pacar kamu. Memang hal ini sulit untuk kamu lakukan, dikarenakan waktu yang sering kalian habiskan untuk berpergian bersama.

4. Perhatikan sikapnya berdasarkan keadaan saat ini

Perhatikan sikapnya berdasarkan keadaan saat ini
Perhatikan sikapnya berdasarkan keadaan saat ini | via Unsplash

Hidup di tengah pandemi saat ini, pasti akan memperlihatkan sisi lain dari pasangan kamu. Kamu bisa tau hal-hal yang selama ini kamu tidak tau dari pasanganmu. Dan apakah dia tetap perhatian kepadamu? Perhatian bisa seperti mengingatkan menggunakan masker, mencuci tangan, atau mengingatkan untuk menerapkan social distancing.

5. Tetap merasa dekat meski dipisahkan oleh jarak

Tetap merasa dekat meski dipisahkan oleh jarak
Tetap merasa dekat meski dipisahkan oleh jarak | via Unsplash

Meskipun rasanya tidak sespecial saat kamu bertemu secara langsung dengan dirinya. Akan tetapi kondisi ini bisa menjadi membuat kalian menjadi orang yang pengertian dengan kondisi atara satu sama lain.

ARTIKEL TERKAIT •
Susah Move on, Ini 5 Cara Mudah Memulai Hubungan Serius dengan Orang Baru

Kamu tetap bisa merasa dekat dengannya, misal dengan tetap berinteraksi secara virtual atau mengirimkan hadiah kepadanya.

Menjadi pasangan yang sempurna memang mungkin tidak akan terwujud. Akan ada saja halangan maupun rintangan yang menghadang. Oleh karena itu, yang terpenting adalah bagaimana kamu dan pasanganmu menjadi pribadi yang saling memahami dengan kondisi atau keadaan yang sedang terjadi.

Berikan Nilai Untuk Konten ini

Yudi Gintara

Seorang yang berjiwa introvert, dan masih mengharapkan dirinya.