Cara Sehat Mengatasi Rasa Cemburu dalam Hubungan

Rasa cemburu dalam sebuah hubungan romantis adalah sesuatu yang wajar. Namun, kita perlu melakukan cara yang sehat untuk merasakan cemburu.

6
0

Rasa cemburu dalam sebuah hubungan romantis adalah sesuatu yang wajar. Namun, penting bagi kita untuk tidak membiarkan rasa cemburu tersebut menguasai diri kita secara tak terkendali.

Sering kali orang menganggap rasa cemburu sebagai ekspresi cinta atau kasih sayang terhadap seseorang. Namun, di sisi lain, cemburu dapat memiliki konotasi negatif, tidak menyenangkan, dan bahkan dapat merusak hubungan.

Mengutip dari Real Simple, Amber Trueblood, seorang terapis pernikahan dan keluarga, mengatakan bahwa cemburu seringkali timbul karena merasa tidak aman.

Ketika merasa cemburu, kebanyakan orang cenderung segera menghilangkan perasaan tersebut karena merasa tidak nyaman. Namun, sebenarnya tindakan ini tidaklah tepat.

cara mengatasi rasa cemburu

Beberapa cara mengatasi rasa cemburu secara sehat dalam hubungan.

1. Menerima dan mengakui rasa cemburu

Langkah awal yang harus dilakukan adalah mengakui adanya perasaan cemburu. Menolak atau menyangkal keberadaan rasa cemburu hanya akan membuat kita terus-menerus menolak perasaan tersebut.

Menurut tulisan Beverley Andre di Mind Body Green, mengakui secara jujur kepada diri sendiri mengenai keadaan emosional kita dapat membantu mengatasi hambatan yang ada.

Menerima adanya rasa cemburu akan mengingatkan bahwa pikiran dan perasaan kita memiliki nilai yang penting. Kemudian, emosi tersebut membutuhkan waktu dan ruang untuk diolah.

Baca Juga: 4 Alasan Kenapa Kamu Cocok Menjalani Hubungan LDR

2. Identifikasi rasa insecure

Setelah perasaan agak mereda, cobalah untuk mengenali faktor-faktor yang membuat Anda merasa tidak aman. Menurut Dena DiNardo, seorang terapis keluarga dan pernikahan, sebaiknya kita jujur dengan diri sendiri mengenai perasaan tidak aman tersebut dan mencari sumbernya.

Menurut Dena, mengutip dari Psych Central, kita harus mulai melakukan sesuatu untuk mengubahnya menjadi lebih aman.

3. Fokus pada diri kita sendiri

Kadang-kadang, penyebab perasaan negatif tidak hanya dari tindakan orang lain, melainkan oleh hal-hal yang terjadi dalam kehidupan kita sendiri.

Trueblood mengatakan bahwa meskipun ketakutan mungkin beralasan, mempercayai bahwa kita tidak akan pernah sebaik orang lain atau memiliki apa yang mereka miliki dengan mudah, bisa sangat menyakitkan dan membuat frustrasi.

Daripada terus-menerus merasa iri, lebih baik kita fokus pada diri kita sendiri. Kita memiliki kekuatan, kemampuan, dan pengalaman yang mungkin orang lain inginkan.

4. Komunikasi dengan pasangan

Anda bisa mempertimbangkan untuk berkomunikasi dengan pasangan mengenai apa yang sedang Anda alami. Dengan terbuka membicarakan rasa cemburu, pasangan akan lebih memahami dan dapat menyesuaikan sikap atau tindakan mereka. Hal ini akan membuat hubungan tetap aman dan harmonis.

Menurut laporan dari Very Well Mind, penting juga untuk memperhatikan cara berkomunikasi. Jangan biarkan sesi berbagi informasi berubah menjadi sesi saling menyalahkan. Sebaiknya, mulailah komunikasi dengan menggunakan kata ‘Aku’ atau ‘Saya’, bukan ‘Kamu’ atau ‘Anda’.

Kamu bisa mengungkapkan perasaan cemburumu ketika kamu melihat kamu berbicara dengan dia dengan sangat akrab. Kalimat ini terdengar lebih baik daripada mengatakan bahwa kamu membuatku cemburu.

Baca Juga: 4 Alasan Mengapa Orang Tua Melarang Kita Untuk Pacaran

5. Sabar, dia perlu waktu

Ketika berkomunikasi langsung dengan pasangan, tidak selalu mendapat respons atau perubahan yang langsung. Jika pasangan menunjukkan sikap defensif atau kesal, hal tersebut adalah hal yang wajar. Dalam hal ini, kita perlu bersabar dan memberikan waktu pada pasangan untuk merespons atau berubah.

Setelah Anda membiarkan emosi Anda terungkap, berikan kesempatan bagi pasangan Anda untuk membuka diri juga. Lebih baik memberikan ruang bagi mereka untuk mengekspresikan perasaan mereka juga. Mungkin mereka butuh waktu untuk memproses semua ini.

Tinggalkan Balasan