Disney Diberikan 1 Bulan Untuk Menentukan Jadwal Perilisan Black Widow

in
Disney Jadwa Perilisan Black Widow
Syfy Wire

Dari semua proyek film-film Marvel Cinematic Universe (MCU) yang akan datang, gak dipungkiri adalah proyek film Black Widow yang bisa dibilang “kasihan”.

Dikatakan demikian karena semenjak diumumkan akan rilis tanggal 1 Mei 2020, film solo superhero / agen mata-mata, Natasha Romanoff (Scarlett Johansson) ini, selalu mengalami pemunduran demi pemunduran.

Tentunya seperti kita ketahui, pemunduran ini dikarenakan pandemi COVID-19 yang belum kunjung usai. Nah kabar terakhir yang kita dapatkan, Black Widow, akan dirilis 7 Mei, 2021.

Dan jadwal tersebut terlihat sudah pasti dan mantap. Tapi di kala kita sudah merasakan kemantapan tersebut, tiba-tiba saja halangan muncul. Alias, jadwal ini kembali diragukan kepastiannya.

Diberi Waktu Untuk Kepastian Perilisan

Melihat hal ini, malansir ScreenRant, maka Disney dan Marvel kini diberikan waktu 1 bulan untuk menentukan kepastian jadwal rilis Black Widow. Atau kurang lebih hingga 12-13 Maret mendatang.

Well, mari kita doakan saja semoga ketika sudah tiba waktunya, penentuan jadwal rilisnya sudah benar-benar mantap. Personally, menurut gue 7 Mei 2021 sudah oke kok. Tidak perlu diundur-undur lagi.

ARTIKEL TERKAIT •
Tahun 2020, Marvel akan Menerbitkan Ultraman

Nah mungkin ketika membaca kabar ini, banyak dari kamu yang penasaran atau bahkan risih dengan ketidakpastian ini. Spesifiknya, “kenapa masih ragu-ragu gitu sih?”

Semua Karena Feige

Kevin Feige
Kevin Feige | Variety

Ternyata hal ini dikarenakan Presiden Marvel Studios, Kevin Feige. Memangnya kenapa lagi nih om Feige? Jadi, sebenarnya Disney sudah mantap untuk merilis Black Widow di tanggal tersebut. Dan rencananya mereka akan merilisnya dengan metode “hybrid”.

Maksudnya disini, Black Widow dirilis di dua media sekaligus yaitu, teater dan Disney Plus. Dirilisnya barengan di dua media tersebut di hari yang sama seperti yang dilakukan oleh DC dan Warner Bros dengan Wonder Woman 1984 Desember 2020 lalu.

Tapi Feige menolak keras langkah tersebut. Tentunya dengan alasan “generik” itu. Alias, akan mengurangi experience dan juga, filmnya memang sudah di-set sebagai film rilisan teater.

Dan Disney, menanggapi dengan penuh pertimbangan banget keberatan Feige ini. Alhasil sekali lagi, membuat ketentuan / kepastian perilisannya, menjadi limbung lagi.

Well, mari kita doakan saja semoga Feige dan Disney menemukan titik temu yang pas. Sekarang, bagaimana nih pendapatmu dengan kabar ini?

Berikan Nilai Untuk Konten ini