Kelainan Sulit Mengenali Wajah, Prosopagnosia

in
Kisah Hantu Muka Rata yang Berasal dari Belahan Indonesia 1

Prosopagnosia adalah kelainan dalam mempersepsi wajah, sehingga penderita akan sulit mengenali wajah yang pernah dilihat atau bahkan dengan wajahnya sendiri. Mereka memang dapat mengetahui bentuk wajah, mengindetifikasi bagian wajah seperti mulut, hidung, mata, dan lain-lain.

Karena kondisi neurologi

Namun mereka tidak tahu siapa pemilik wajah itu. Penyebab kelainan ini adalah kondisi neurologis meskipun penyebabnya masih belum dipahami dengan baik. Keadaan ini biasanya diakibatkan oleh kerusakan otak akut, walaupun bukti terkini juga memperlihatkan adanya kemungkinan pengaruh faktor keturunan.

Bagian otak yang berhubungan dengan prosopagnosia adalah fusiform gyrus. Fusiform gyrus merupakan bagian dari otak yang bertugas mengkordinasi saraf yang mengontrol persepsi wajah dan memori. Bagian otak ini terletak di bagian kanan otak.

Ada juga penyebab lain yang bisa berakibat munculnya kelainan ini, yaitu cedera otak, stroke, penyakit neurodegenerative. Mereka memiliki pengenalan wajah yang baik di masa lalu, namun kemampuan tersebut hilang atau berkurang akibat cedera otak. Kelainan ini disebut juga Acquired prosopagnosia.

Penyakit yang langka

Penyakit ini hanya memiliki 100 kasus yang tercatat dalam literatur medis di seluruh dunia. Para ilmuwan di Pusat Reseach prosopagnosia di Universitas Harvard dan Universitas College London menyebutkan bahwa mungkin sekitar 2% dari setiap masyarakat umum menderita prosopagnosia.

ARTIKEL TERKAIT •
3 Obat Alami Untuk Batuk Berdahak

Pengobatan kelainan ini sampai sekarang masih dilakukan dengan cara terapi seperti mempelajari cara lain dalam pengenalan wajah, dengan petunjuk seperti rambut, suara, dan pakaian dapat membantu penderita secara bertahap mengenali kembali wajah yang mereka lupakan.

Banyak penderita melaporkan bahwa mereka kesulitan saat mengenali karakter ketika menonton film, mereka tidak dapat mengindentifikasi dengan baik karakter-karakter pada acara yang mereka tonton. Para peneliti sedang bekerja untuk menemukan cara untuk membantu individu dengan prosopagnosia meningkatkan kemampuan pengenalan wajah mereka.

Beberapa orang juga menggunakan istilah prosophenosia, yang merujuk pada ketidakmampuan untuk mengenali wajah akibat kerusakan parah pada bagian occipital dan temporal lobe dalam otak.

Istilah prosopagnosia pertama kali dicetuskan oleh Joachim Bodamer pada tahun 1947.

Berikan Nilai Untuk Konten ini