menu
Bebaspedia.com
Bebaspedia.com Faktapedia 10 Contoh Teater Tradisional di Indonesia Lengkap Dengan Gambar

10 Contoh Teater Tradisional di Indonesia Lengkap Dengan Gambar

Contoh Teater Tradisional Di Indonesia
Contoh Teater Tradisional Di Indonesia

Indonesia dikenal sebagai senaga yang kaya akan keberagaman budayanya. Karena itu, di seluruh daerah di Indonesia memiliki seni teater tradisionalnya sendiri. Mungkin contoh teater tradisional yang sering kita dengar adalah Wayang, Ketoprak, dan Lenong saja. Namun, ternyata ada banyak sekali pertunjukan teater tradisional lainnya, seperti Randai, Ludruk, dan Mamanda.

Sebelum membahas lebih lanjut apa saja contoh teater tradisional yang ada di Indonesia. Ada baiknya kita mengetahui apa yang dimaksud dengan teater. Kata teater berasal dari bahasa Yunani Teatron yang artinya tempat untuk menonton. Selain itu, teater juga diartikan sebagai pertunjukan drama.

Jenis teater tradisional dibagi menjadi dua, yaitu teater tradisional dan teater modern. Contoh teater modern yang sering kita dengar yaitu Drama, Sinetron, Film, dan Pantonim. Dan pada kesempatan kali ini bebaspedia.com akan membahas apa saja contoh teater tradisional di Indonesia.

10 Contoh Teater Tradisional di Indonesia

1. Wayang Wong dari Jawa

Wayang Wong
Wayang Wong

Wayang wong atau juga disebut wayang orang adalah seni teater tradisional berkembang pesat di Pulau Jawa, terutama Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan juga Yogyakarta. Cerita wayang wong diadaptasi dari kisah pewayangan mempunyai alur cerita tertentu, dan alur cerita yang tersaji bersifat tetap.

ARTIKEL TERKAIT •
Perjanjian Roem-Royen

Baca Juga: 5 Makanan Khas Indonesia Yang Harganya Sangat Mahal Di Selandia Baru

Setiap pemain wayang wong mengenakan busana dan aksesoris yang menyerupai wayang. Contoh kisah yang biasanya dimainkan dalam pertunjukan wayang orang adalah kisah Ramayana, Antasena, dan Gatotkaca.

2. Ketoprak dari Yogyakarta

Seni Teater Tradisional Ketoprak
Seni teater tradisional Ketoprak

Ketoprak adalah seni teater tradisional yang berasal dari Yogyakarta. Kehadiran seni teater ketoprak awal mulanya dipercaya berasal dari Surakarta. Karena itulah teater ini sering disebut sebagai Ketoprak Mataram. Pada zaman dahulu, ketoprak menggunakan alat penumbuk padi dan kendang sebagai musik yang mengiringi pertunjukannya.

Namun, seiring perkembangan zaman pertunjukan ketoprak diiringi oleh gamelan Jawa. Terdapat banyak jenis cerita yang ditampilkan seperti Kisah 1001 Malam dan Epos Ramayana yang dipentaskan oleh para pemain, dengan penyesuaian karakter tentunya.

3. Mendu dari Kepulauan Riau

Seni Teater Tradisional Mendu
Seni teater tradisional mendu | sumber.com

Mendu merupakan pertunjukan teater yang berkembang pesat di daerah Kepulauan Riau dan juga Kalimantan Barat. Seni teater ini biasanya dikombinasikan dengan drama, seni tari, silat, dan pantun. Awal pula pertunjukan biasanya akan menampilkan tarian khas melayu, seperti tari zapin atau tari melemang.

ARTIKEL TERKAIT •
Akhirnya, Indonesia Akan Punya Bandar Antariksa

Baca Juga: 5 Kata Bahasa Indonesia Yang Selama Ini Kita Sering Salah Tulis

Pada tahun 2014 silam, pemerintah Indonesia lewat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengumumkan seni teater Mendu sebagai Warisan budaya tak benda milik bersama Kalimantan Barat dan Kepulauan Riau.

4. Lenong dari Betawi, Jakarta

contoh Teater Tradisional lenong
Seni teater tradisional lenong

Yang satu ini pastinya kamu semua sudah tahu bukan? Lenong merupakan conton teater tradisional yang berasal dari Jakarta, terutama masyarakat yang suku Betawi. Biasanya pertunjukan akan menampilkan banyolan khas yang membuat perut tertawa dan diiringi dengan musik. Dialog yang digunakan juga menggunakan bahasa Betawi.

5. Ludruk dari Jawa Timur

Seni Teater Tradisional Ludruk
Seni teater tradisional ludruk

Seni teater Ludruk berasal dari daerah Jawa Timur. Ludruk dimainkan oleh sebuah grup kesenian yang diperagakan di atas panggung dengan mengadaptasi cerita keseharian kehidupan masyarakat sehari-harinya, seperti misalnya cerita perjuangan atau kisah 1001 malam.

Baca Juga: Catatan Buruk Demokrasi Di Indonesia

Pertunjukan ludruk tidak seluruhnya memperagakan drama, namun juga diselingin dengan guyonan dan musik. Pertunjukan ludruk biasanya diawali dengan tari remo dan menggunakan bahasa khas Surabaya. Tapi ada bintang tamu dari daerah lain, seperti Malang, Madura, Jombang, Madiun dengan logat yang berbeda-beda.

ARTIKEL TERKAIT •
Beberapa Artis Indonesia Menjadi Korban Carding

6. Mamanda dari Kalimantan Selatan

Contoh Teater Tradisional Mamanda
contoh teater tradisional mamanda

Mamanda adalah seni teater tradisional yang berkembang pesat di Provinsi Kalimantan Selatan. Busana yang digunakan dalam pertunjukannya sangat mencolok, karena terkesan mewah dan gemerlap. Dilihat dari sisi interaksi antara pemeran dengan penonton, pertunjukan Mamanda mempunyai kemiripan dengan pertunjukan teater Lenong.

Yang mana para pernonton ikut berinteraksi dengan menyambut banyolan pemeran di atas panggung. Kebanyakan cerita yang diangkat dari pertunjukan Mamanda adalah cerita tema istana sentris yang membicarakan kehidupan kerajaan. Para pemain bebas berimprovisasi saat melakukan adegannya, jadi tak terikat dengan naskah.

7. Randai dari Minangkabau

Contoh Teater Tradisional Randai
contoh teater tradisional randai

Contoh teater tradisional selanjutnya adalah Randai yang berkembang pesat di daerah Minangkabau. Percakapan yang disampaikan pada Randai mempunyai irama dendang dan pada umumnya menggunakan gurindam untuk memberikan maksud. Alat musik yang mengiringi pertunjukan Randai yaitu talempong, batang padi, dan gendang.

Baca Juga: Inilah Perbedaan Gaya Pacaran Orang Korea Dengan Orang Indonesia

8. Longser dari Jawa Barat

Seni Teater Tradisional Longser
Seni teater tradisional longser

Seni teater Longser berasal dari Jawa Barat. Longser adalah kependekan dari Melong (yang berarti melihat) dan Seredet (yang berarti tergugah), yang artinya untuk siapapun yang melihat pasti akan tergugah. Kesan yang ditampilkan dari pertunjukan Longser umumnya sederhana, menghibur, dan jenaka. Cerita yang ditampilkan umumnya membahas kehidupan sehari-hari rakyat biasa.

ARTIKEL TERKAIT •
Perjanjian Renville

9. Dulmuluk dari Sumatera Selatan

Seni Teater Tradisional Dulmuluk
Seni teater tradisional dulmuluk

Beralih ke negeri “Bumi Sriwijaya‘ yang memiliki kesenian teater bernama Dulmuluk. Penyebutan Dulmuluk diambil dari tokoh cerita dalam Hikayat Abdoel Moeloek. Pertunjukan yang ditampilkan biasanya memadukan unsur seperti drama, nyanyian, dan tarian.

10. Kondobuleng dari Makasar

Seni Teater Tradisional Kondobuleng
Seni teater tradisional kondobuleng

Seni pertunjukan Kondobuleng berasal dari kata Kondo yang artinya Bangau dan Buleng yang berarti putih. Dan jika digabungkan berarti bangau putih. Pertunjukan tradisional Kondobuleng berasal dari Bugis, Makassar. Adegan yang dimainkan di atas panggung bersifat jenaka dan lucu.

Baca Juga: Tempat Paling Romantis Di Indonesia Dengan 91 Juta Bunga Mawar Setahun


Penutup

Nah, itulah 10 contoh teater tradisional yang terdapat di Indonesia. Selain 10 rekomendasi di atas, Indonesia masih memiliki kesenian-kesenian tradisional lainnya yang tersebar di seluruh daerah Indonesia.

Add comment

Hidupkan Notifikasi    OK No thanks