Arti Istilah Al Dente saat Memasak Pasta

in
Memasak Pasta
Memasak Pasta | Credit Image: Okezone

Seperti yang kita ketahui, pasta merupakan makanan khas Italia yang sudah terkenal di berbagai negara, termasuk Indonesia. Ada berbagai jenis pasta, seperti spageti, makaroni, penne, fetucini, lasagna, dan berbagai pasta lainnya.

Jika kita ingin memasak pasta di rumah, kemudian kita melihat resep di buku masak atau di internet, kita akan menemukan salah satu langkah memasak pasta hingga al dente. Langkah ini tidak hanya dilakukan pada saat memasak satu jenis pasta saja, namun untuk semua pasta.

Istilah Al Dente Berasal Dari Bahasa Italia

Al Dente
Al Dente | Credit Image: Cocina

Al dente merupakan istilah dalam langkah memasak pasta yang merujuk pada tingkat kematangan dan tekstur pasta saat setelah direbus. Saat pasta sudah mencapai tingkat kematangan al dente, artinya pasta sudah lunak namun masih agak terasa keras saat digigit.

Istilah ini berasal dari tempat yang diduga menjadi asal-usul pasta, yaitu Italia. Pasta dengan tingkat kematangan al dente, tidak boleh terlalu lembek sehingga tak memiliki tekstur saat digigit.

Berbagai Pendapat yang Berbeda Mengenai Pasta Al Dente

Para juru masak ternyata masih memiliki pendapat berbeda mengenai pasta pada tingkat kematangan al dente. Meskipun, ada definisi mengenai pasta dengan tingkat kematangan al dente.

ARTIKEL TERKAIT •
6 Bahan Alami yang Bisa Menghilangkan Pedas

Pasta yang mencapai tingkat kematangan al dente, harus memiliki titik putih di tengah pasta, menurut sebagian juru masak. Namun, beberapa juru masak lainnya mengatakan, jika masih ada titik putih di tengah pasta, itu menunjukan bahwa pasta belum matang sepenuhnya.

Pasta yang mengalami tingkat kematangan al dente, harus memiliki tekstur yang tidak langsung hancur saat ada di mulut. Pasta tersebut harus bisa digigit dan dikunyah, bukan pasta yang lembek dan langsung hancur ketika berada di mulut.

Langkah Tepat Merebus Pasta

Ada sebuah mitos pada proses pemasakan pasta. Menurut mitos, menambahkan lebih banyak minyak saat perebusan pasta akan membuat pasta tidak saling menempel. Padahal, nyatanya mitos ini tidak benar.

Kita tak perlu menambahkan minyak agar pasta tidak menempel. Agar pasta tidak menempel, kita hanya perlu merebus pasta dengan banyak air dan memasukan pasta pada saat air sudah benar-benar mendidih.

Pasta juga harus diaduk beberapa kali setelah dimasukan ke dalam air mendidih. Hal ini juga merupakan salah satu teknik agar pasta tidak menempel.

ARTIKEL TERKAIT •
Apa Yang Terjadi Jika Kita Tidak Makan Sama Sekali?

Sebaiknya kita menambahkan garam saat merebus pasta, hal ini akan membuat pasta tidak terasa hambar meskipun sudah ditambahkan saus pasta ketika dihidangkan.

Berikan Nilai Untuk Konten ini