DuniaNewspedia

Pilu, Jenazah Pasien Covid Dibiarkan Membusuk di Sungai Gangga, Anjing dan Burung Berpesta

Sebuah penampakan yang memperlihatkan ratusan mayat yang diduga merupakan pasien Covid-19 tergeletak di sungai suci Gangga dan Yamuna menjadi viral di media sosial. Seperti diketahui dalam beberapa pekan terakhir, kasus Covid-19 di India layaknya seperti tsunami yang berkepanjangan. Sampai-sampai membuat infakstuktur kesehatan tak mampu lagi menanggung lonjakan pasien dan kematian karena Covid.

Potret mengerikan tersebut diabadikan oleh India Today TV yang melakukan liputan investigatif tentang jenazah pasien Covid yang dibuang ke sungai. Semenjak terjadinya tsunami Covid-19, India mencatatkan rekor kematian terbanyak per harinya.

Di mana pada Rabu, 12 Mei 2021 menjadi tingkat kematian tertinggi, dengan 348.421 kasus positif Covid-19 baru, dan 4.205 kematian. Sementara di hari selanjutnya, Kamis 13 Mei 2021, India mencatat kasus baru sejumlah 362 ribu dan kasus kematian sebanyak 4.120.

Kemudian hari Jumat, 14 Mei 2021, melaporkan 343.144 kasus baru dan 4.000 kematian. Lalu pada Sabtu, 15 Mei 2021, mencatatkan 326.098 kasus baru dan 3.890 kematian. Dengan menggunakan perahu, reporter India Today, melakukan perjalanan dari Ghazipur menuju Buxar untuk mencari tahu apakah jasad pasien Covid-19 mereka buang ke sekitar sungai atau sudah mengapung di hulu.

Penuturan warga lokal

Seorang warga setempat sedang berada di tepi sungai bersama warga lainnya untuk melihat apa yang dilakukan oleh pihak berwenang. Ia berkata “Jika Anda perhatikan dengan seksama, sungai berubah arah tepat di depan tepi sungai dan semua mayat mengalir ke arah ini.”

Warga lainnya mengatakan bahwa jasad-jasad tersebut bukanlah milik orang-orang dari desa sekitar sini. “Mayat-mayat ini mengapung dari tempat lain. Penduduk desa telah dikambinghitamkan. Ini tidak benar.”

Sunita Singh, anggota DPRD setempat dari BJP mengatakan “Mayat yang terdampar di pantai adalah fenomena alam.”

Mayat Covid 19 Dibuang Ke Sungai
Mayat Covid-19 dibuang ke sungai (The Sun)

Saat ditanyai mengenai dari mana jenazah tersebut datang, ia mengatakan “Itu tidak penting. Kami telah mengetahui bahwa orang-orang membuang jenazah dari Prayagraj, itulah sebabnya mereka mengapung di sungai. Jenazah mengikuti arah angin.

Setelah itu, tim reporter India Today melanjutkan perjalanan ke Naubatpur dari Ghazipur. Dari tepi sungai, terlihat suatu pemandangan yang sangat-sangat mengerikan hingga rasanya ingin muntah. Puluhan mayat terlihat mengapung, di setiap tikungan tampak mayat pasien Covid-19 tersangkut di bebatuan atau mengapung.

Burung dan anjing menyantap mayat yang ada di sungai

Situasi semakin bertambah buruk, saat perjalanan menuju ke sisi sungai lainnya. Terlihat banyak anjing liar dan burung gagak yang menyantap sisa-sisa mayat tersebut. Selama beberapa jam perjalanan, jumlah mayat yang terlihat tidak terhitung lagi jumlahnya. Seorang warga mengatakan, saat malam hari, warga yang berasal dari desa terpencil langsung membuang jenazah orang yang mereka cintai ke sungai.

Sungai tersebut mengalir melalui Haridwar dan datang melalui Bihar. “Jadi, karena arus, jenazah menumpuk di pantai. Jumlah jenazah meningkat secara signifikan selama 15 hari terakhir. Jenazah mengalir dari distrik Ghazipur.”

Sambil mengendarai perahu, polisi berpatroli dan berharap agar warga tidak membuang mayat pasien Covid-19 ke sungai. Jika mereka tidak memiliki stok kayu, mereka bisa memintanya kepada pemerintah.

Pemerintah yang ada di sini untuk membantu Anda. Mereka akan membantu Anda menyediakan hak terakhir anggota keluarga Anda. Tolong jangan dibuang.

Seorang yang berjiwa introvert, dan masih mengharapkan dirinya.

Related Posts

Halo Pembaca Bebaspedia! Izinkan kami mengirimkan notifikasi berita terbaru untuk kamu Nanti IZINKAN