POLRI Bubarkan Masyarakat yang Berkeliaran di Jalan Demi Cegah Virus Corona

in ,
POLRI Bubarkan Masyarakat yang Berkeliaran di Jalan Demi Cegah Virus Corona
POLRI Bubarkan Masyarakat yang Berkeliaran di Jalan Demi Cegah Virus Corona | Sumber : www.danielgay.com

Kepatuhan masyarakat untuk social distancing yang diserukan pemerintah untuk cegah corona sangat rendah.

Hingga kasus positif corona melonjak capai angka 450 orang hari ini, masih banyak yang anggap enteng social distancing.

Masih ada yang asyik malam mingguan dengan nongkrong di Bundaran HI, taman, dan pinggir-pinggir jalan.

Polda Langsung Bubarkan Kerumunan Orang

Polda Metro Jaya akhirnya turun tangan untuk mengimbau mereka tak berkumpul.

“Bukan razia, mengimbau orang-orang yang berkerumun agar sebaiknya kembali saja di rumah untuk mencegah penyebaran virus corona,” ujar Kombes Pol Yusri Yunus saat dihubungi, Sabtu (21/3) malam.

Patroli itu dilakukan Polri sesuai imbauan pemerintah agar masyarakat menghindari keramaian dan menutup pencegahan virus corona.

“Sesuai imbauan pemerintah daerah,” jelasnya.

Pemprov DKI Jakarta merilis angka terbaru penyebaran kasus virus corona.

Berdasarkan data per Sabtu (21/3) pukul 18.00 WIB, tidak ada banyak perubahan angka yang bertambah untuk pasien yang positif serta yang sembuh.

Dilansir dari situs corona.jakarta.go.id, pasien yang positif ialah sebanyak 268. Sementara yang sembuh 17 orang, sama seperti data per Sabtu (21/3) pukul 08.00 WIB.

Penambahan terjadi pada pasien yang meninggal.

Data sebelumnya tercatat 23 orang. Data terbaru, ada penambahan 2 orang menjadi 25.

Kabar dokter Indonesia menangani virus corona

Kabar duka datang dari garda terdepan penanganan penyebaran virus corona atau COVID-19. Dokter-dokter terbaik meninggal dunia selama pandemi virus Corona.

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) merilis 6 dokter yang meninggal dunia saat situasi penyebaran virus COVID-19.

1. Dr. Hadio Ali SpS, IDI Cabang Jakarta Selatan

2. Dr. Djoko Judodjoko, SpB, IDI Cabang Kota Bogor

3. Dr. Laurentius P, SpKJ, IDI Cabang Jakarta Timur

4. Dr. Adi Mirsaputra SpTHT, IDI Cabang Kota Bekasi

5. Dr. Ucok Martin SpP, IDI Cabang Medan

6. Dr. Toni Daniel Silitonga, IDI Cabang Bandung Barat

Informasi kabar duka ini awalnya beredar di media sosial soal tiga orang dokter disebut meninggal akibat tertular virus Corona dari pasiennya pada Minggu 22 Maret 2020.

Dua dokter di antaranya disebut sebelumnya dirawat di RSUP Persahabatan, seorang lainnya di RSPAD Gatot Soebroto.

Atas informasi tersebut, Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) dr Daeng Mohammad Faqih membenarkan kabar duka tersebut.