Dikenal Sebagai Penyebab Penyakit, Ini Perbedaan Bakteri Dan Virus

in ,
Ilustrasi Bakteri
Ilustrasi Bakteri | Credit Image: Republika

Untuk mencegah penyakit masuk ke dalam tubuh, cuci tangan adalah kegiatan sederhana yang harus rutin dilakukan. Karena tangan kita memungkinkan penyebabnya penyakit hinggap pada diri kita.

Berbagai mikroorganisme penyebab penyakit sangat memungkinkan hinggap di tangan kita seperti virus dan bakteri. Yup, kedua mikroorganisme ini memang menyebabkan penyakit bagi manusia.

Meskipun demikian, baik virus dan bakteri adalah jenis mikroorganisme yang berbeda. Yuk cari tahu perbedaannya dengan menyimak ulasan berikut.

Bakteri Bisa Hidup di Mana Saja

Bakteri
Bakteri | Merdeka

Bakteri merupakan termasuk mikroba di keluarga Prokaryotes, jenis mikroba ini dikenal bisa hidup di manapun. jadi sebenarnya, meskipun kita sudah membersihkan diri dengan mandi, bakteri tetap ada di tubuh kita.

Bahkan bakteri bisa hidup di tempat yang ekstrim sekalipun, seperti lingkungan yang dingin ataupun sangat panas. Selain itu, bakteri juga dapat hidup di lingkungan yang mengandung radioaktif.

Dalam tubuh manusia pun, tepatnya di dalam usus, bakteri juga hidup di sana. Bakteri memiliki dinding sel tipis namun keras. Cairan dalam sel tadi dilindungi oleh membran atau selaput seperti karet.

ARTIKEL TERKAIT •
Pemerintah Indonesia Mencari Pulau Khusus Tangani Wabah Virus Corona

Bakteri bisa membelah diri, yang artinya bakteri tidak membutuhkan inang atau tempat untuk berkembang biak. Bakteri menurut para ahli sudah ada sejak 3,5 miliyar tahun yang lalu jika dilihat dari fosil-fosil yang sudah diteliti.

Hanya 1 Persen Bakteri yang Menyebabkan Penyakit

Dari sekian banyaknya jenis bakteri, hanya 1 persen saja yang dapat menyebabkan penyakit. Bahkan banyak jenis bakteri yang bermanfaat bagi manusia, antara lain membantu mencerna makanan, melawan mikroba penyakit, menyediakan nutrisi yang bermanfaat, hingga melawan sel kanker.

Beberapa penyakit yang disebabkan bakteri antara lain radang tenggorokan, infeksi saluran kencing, tuberkulosis, hingga difteri. Meskipun hanya 1 persen jenis bakteri saja yang dapat menyebabkan penyakit, kita tetap harus senantiasa menjaga kebersihan diri.

Virus Perlu Inang Untuk Berkembang Biak

Coronavirus
Coronavirus | Wikipedia

Berbeda dengan bakteri yang tidak membutuhkan inang yang bisa berkembang biak di mana saja, virus harus memiliki inang agar bisa berkembang biak. Virus merupakan mikroba yang berkembang biar yang menempel pada inangnya, yaitu makhluk hidup.

Virus memiliki ukuran yang lebih kecil dari bakteri, virus juga memiliki material genetik yaitu DNA atau RNA. Jika virus sudah menempel pada inang, virus akan mengambil alih sel pada inang tersebut. Di sana ia akan berkembang biak.

ARTIKEL TERKAIT •
Konsumsi 3 Vitamin penting Cegah Virus Corona

Jika sudah berkembang biak, sel yang dihinggapi virus tadi akan mati. Dalam kasus lain, sel juga bisa menjadi sel yang berbahaya bagi tubuh.

Sebagian Besar Virus Menyebabkan Penyakit

Berkebalikan dengan bakteri, sebagian besar jenis virus dapat menyebabkan penyakit. Berbagai penyakit mulai dari yang ringan hingga penyakit berat dapat disebabkan oleh virus, yaitu flu dan cacar air, hingga polio.

Dalam menyerang, virus juga selektif. Mereka akan menyerang sel pankreas, sistem pernapasan, atau menyerang darah. Dalam beberapa kasus juga ada virus yang menyerang bakteri dalam tubuh kita.

Cara Pengobatan yang Berbeda

Karena perbedaan keduanya, maka pengobatan yang dilakukan kepada orang yang terinfeksi virus dan bakteri juga berbeda.

Penyakit yang disebabkan oleh bakteri bisa disembuhkan dengan cara mengonsumsi antibiotik. Mengonsumsinya pun harus sesuai resep dokter dan tidak boleh berlebihan, sebab bisa berpotensi membunuh bakteri-bakteri baik yang ada pada tubuh juga.

Sedangkan untuk mengobati penyakit yang disebabkan oleh virus, kita tidak bisa mengonsumsi antibiotik. Antibiotik tidak efektif dalam melawan virus. Pengobatan penyakit yang disebabkan oleh virus sebenarnya sulit dilakukan.

ARTIKEL TERKAIT •
Kasus Virus Corona 369 di Indonesia, 32 Meninggal Dunia

Hal itu karena ukurannya yang sangat kecil dan perkembangannya dilakukan di dalam sel. Meskipun ada beberapa penyakit infeksi virus yang sudah ditemukan obatnya, seperti flu.

Meskipun hanya sedikit penyakit infeksi virus yang ditemukan obatnya, pencegahan terhadap infeksi virus tetap bisa dilakukan. Vaksin merupakan salah satu pencegahan terhadap infeksi virus.

Oleh karena itu, vaksinasi kerap dilakukan ketika kita kecil bahkan hingga dewasa, tujuannya untuk mencegah virus yang menyebabkan penyakit menyerang kita seperti polio, campak, hingga cacar.

Berikan Nilai Untuk Konten ini