Terapkan Physical Distancing, Lampu Merah di Tuban Dibuat Seperti Garis Start Sirkuit Moto Gp

in
Terapkan Physical Distancing, Lampu Merah Di Tuban Dibuat Seperti Garis Start Sirkuit Moto Gp
Terapkan Physical Distancing, Lampu Merah Di Tuban Dibuat Seperti Garis Start Sirkuit Moto Gp

Prilaku physical distancing sangat ditekankan oleh pemerintah bagi seluruh masyarakat di Indonesia. Karena ini adalah salah satu cara untuk menekan penyebaran kasus virus Covid 19. Hal ini berlaku baik di dalam ruangan maupun luar ruangan.

Kita dianjurkan untuk menjaga jarak antara satu sama lain, kurang lebih antara 1.5 meter sampai 2 meter. Kini pun tempat-tempat umum yang sering dikunjungi banyak orang seperti restoran, mall, supermarket atau tempat pelayanan juga telah menerapkan prilaku social distancing.

Dan ternyata, hal ini juga diterapkan di lampu merah. Lampu merah di Kabupaten Tuban menjadi viral di sosial media karena membuat garis-garis pembatas layaknya sirkuit Moto GP.

Seperti Garis Start Sirkuit Moto GP

Physical Distancing Di Lampu Merah
Physical Distancing Di Lampu Merah | via Instagram @kabupatentuban

Foto diatas menjadi ramai dibicarakan setelah diunggah oleh akun Twitter @dugongembul. Akun ini mengunggah sebuah video yang memperlihatkan banyak pengendara sepeda motor yang sedang berhenti menunggu lampu merah. Dan mereka berhenti pas di garis-garis yang telah dibuat.

Video itu juga diberi backsound Moto GP, karena garis-garis pada lampu merah tersebut mirip dengan garis pada sirkuit Moto GP.

“Balap Moto GP versi masyarakat Tuban #Moto GP @MotoGp,” tulis akun @dugongembul tersebut.

Supaya pengendara saling jaga jarak

Ternyata hal ini dilakukan dalam rangka physical distancing dan wajib masker untuk semua pengendara. Dan masyarakat diminta untuk berhenti sesuai dengan garis yang telah disediakan dan tetap menggunakan masker.

ARTIKEL TERKAIT •
Sudah Sampai Malaysia dan Australia, Berikut 10 Negara yang Tersebar Virus Corona!

“Rekayasa lalu lintas antrian traffic light di simpang 4 kembang ijo dalam rangka penerapan physical distancing dan wajib masker bagi pengguna jalan. Hal ini merupakan Inovasi Kolaborasi antara Dishub Tuban dan Satlantas Polres Tuban.
Bagi masyarakat diharap dapat mematuhi garis yang telah dibuat, menggunakan masker dan tetap patuhi aturan lalu lintas yang berlaku.” tulis akun Intagram @kabupatentuban.

Berbagai komentar warganet

Beragam komentar warganet menghiasi akun Twitter @dugongembul. Ada yang mencandainya seperti ingin balapan dan ada juga yang salut dengan ide kreatif Dishub Tuban dan Satlantas Polres Tuban.

“Saiki nek pengin nonton MotoGP rasah ngenteni jadwal tayang nang tv, lungguh wae nang pinggir dalan,” tulis akun @Fyunisda.

“Huhu apalagi kalo kampunya udah berubah jadi kuning, auto ngebut kayak dikejar setan,” tulis akun @poshgagaa.

“nek aku melu balapan pesertane kok emak2.. ha mbok aku juara dunia 7 turunan, tetep wegah le nyalip emak2,” tulis akun @weninpangestu.

ARTIKEL TERKAIT •
7 Mitos dan Fakta Coronavirus! Benarkah Bawang Putih Mencegah Infeksi Virus Corona?

Berikan Nilai Untuk Konten ini

Yudi Gintara

Seorang yang berjiwa introvert, dan masih mengharapkan dirinya.