5 Cara Baik Memarahi Anak Tanpa Mengurangi Kasing Sayang

in , ,
CARA BAIK MEMARAHI ANAK
cara baik memarahi anakhttps://www.woke.id/

Memarahi anak-Anda bisa melatih diri untuk marah dengan nada tidak perlu membentak, memarahi anak tanpa menyakiti perasaannya.

Berikut ini Cara Benar Memarahi Anak Tanpa Mengurangi Kasing Sayang. Selahkan disimak pembahasan dibawah ini.

Cara memarahi anak tanpa menyakiti perasaan anak!

Beginilah cara marah dengan kasih sayang yang dapat kita terapkan ketika menghadapi anak yang mengamuk.

1. Cukup sampaikan pada anak kalau kita sedang marah, atau tidak suka. Dengan begitu anak lebih mudah mengerti tidak perlu membentak.

Mendengarkan Anak
Mendengarkan Anak https://guru.or.id/

Pembahasan yang pertama kali ini kedengarnya memang mudah-mudah sulit, namun tidak salah untuk mencoba cara ini. Anak tidak paham dengan bentakan, malah dengan bentakan justru memancing emosi anak untuk lebih menjadi penakut. Sehingga anak tidak berani dan menjadi pendiam kepada orangtua Dan tidak terbuka.

2. Jangan tunjukan rawut wajah marah pada anak dan jangan terlalu mudah marah pada anak

4. Gender
Gender https://timurindonesia.com/

Kenapa orang tua dilarang jangan terlalu mudah marah aoada anak? Orangtua harus tau bahwa pusat perasaan anak adalah bagian pertama dari pertumbuhan dan berkembangnya anak. Jadi anak begitu sensitif melihat wajah marah orangtua Kepada anak. Dengan begitu pertumbuhan dan perkembangan anak bisa menjadi terlambat karna ekpresi wajah marah orangtua membuatnya tidak berkembang.

ARTIKEL TERKAIT •
5 Tanda Kamu Sudah Siap Menikah Usia Muda

Teruslah belajar mengontrol diri dan emosi demi kebaikan pertumbuhan anak.

3. LayaniLah anak sesuai usia

Mendengarkan Anak Bercerita 732x488 1
Mendengarkan Anak Bercerita https://www.woke.id/

Seorang anak bisa jadi Pemarah, karena mencontoh seseorang di keluarga yang pemarah atau sering marah-marah kepada anak.

Usia 0-7 tahun layanilah anak sebagai raja, sedangkan usia anak 8- 14 tahun jadikalah anak sebagai tawanan perang, sebagaimana anak punyak kewajiban dan mempunyai hak.Usia anak 15-21 tahun perlakukan lah dia sebagai seorang sahabat, menjadi teman ngobrol, curhat, diskusi bahkan mencari solusi dari pemecahan masalah.

Pemarah bukan karakter tapi dia adalah copiying (Peniruan) atau karena luka batin Yang mendalam. Perasaan tidak aman atau terlalu sering tersakiti Berkemukinan membuat anak jadi pemarah.

4. Memberi tau yang salah dan mengarahkan anak dengan penuh perhatian

Bercerita Dengan Anak 732x412 1
Bercerita Dengan Anak https://www.woke.id/

pahami lebih dalam bahwa anak memang selalu melakukan tindakan selayaknya seorang anak yang merepotkan orangtua.

Sadari bahwa anak adalah amanah Allah yang harus kita jaga. Betapa menyedihkan jika anak yang seharusnya mendapat contoh yang baik dan perhatian yg cukup bukan pelampiasan emosi marah yang berlebihan dari orangtau.

ARTIKEL TERKAIT •
Ingat, 5 Masalah yang Tidak Pantas Diributkan Pasangan yang Sudah Lama Menikah

5. Jelaskan pada anak harapan dan keinginanan orangtua dan mendengarkan alasan inisiatif anak

Bolehkan Orang Tua Berbohong Pada Anak 41
Bolehkan Orang Tua Berbohong Pada Anak bulelengkab.go.id

Tidak tergesa-gesa memarahi apalagi memberi hukuman. Tanyakan dengan bahasa lembut mengapa anak melakukan kesalahan. Biarkan ia menikmati kehidupan usianya. Kita sebagai orang tua sebaiknya tidak terlalu menuntut anak untuk mengubah tingkah laku sesuai keinginan kita.

Jelaskan pada anak apa yang orangtua harapkan pada anak, agar anak bisa terarah kepada yang baik dan benar, begitupun orangtua harus mendengarkan apa yg anak inginkan dan tanyakan alasannya agar tidak mematikan knisiatif anak.

Kesabaran orangtua sangat dibutuhkan dalam menghadapi tingkah anak. Mereka hanya anak yang perlu proses dan pengalaman dengan bimbingan orangtua. Semoga tips bermafat bagi calon” orangtau dan bagi kita yang sudah menjadi orangtua.

Berikan Nilai Untuk Konten ini