Mencari Tahu Awal Mula Tulisan

in
de muur van de hiëroglief 635366
Credit Image: Yakusa blog

Sudahkah Anda membaca hari ini? Berapa banyak lembar tulisan yang telah kamu baca hari ini? Atau, apakah tulisan dari artikel ini adalah tulisan yang pertama kali kamu baca untuk hari ini?

Tulisan merupakan sebuah bahasa ekspresif  yang dibuat dengan menggunakan beberapa tanda, huruf, ataupun beberapa simbol, lalu dituangkan dalam sebuah media.

Ummm … pernah gak sih kalian berpikir tentang awal mula tulisan di dunia ini? Bentuk dan modelnya seperti apa? Difungsikan untuk apa pada saat itu?

Awal mula terciptanya sebuah tulisan

Manusia merupakan salah satu makhluk yang dapat membentuk masyarakat yang cukup massif. Sejak 2,5 juta tahun yang lalu, saat hewan-hewan yang berbentuk manusia modern muncul pertama kali, dimulai sejak saat itu manusia berkembang dengan sangat pesat dan mengalami banyak perkembangan. Terlebih lagi saat manusia mengalami revolusi kognitif, dan mulai memasuki revolusi pertanian.  

Saat memasuki revolusi pertanian, di mana manusia mulai bertani dan mendapatkan makanannya sendiri tanpa harus bersusah payah untuk berburu, di saat itu pula terbentuk kelompok masyarakat-masyarakat yang nantinya juga mengalami perkembangan hingga menghasilkan sebuah imperium.

ARTIKEL TERKAIT •
5 Ikan Prasejarah yang Masih Hidup

Sebuah imperium beserta tatanan sosial dan ekonomi di dalamnya banyak menghasilkan informasi yang sangat-sangat besar dan banyak jumlahnya oleh karenanya harus dilakukan sebuah upaya untuk mempertahankan informasi-informasi yang ada, seperti; hukum, adat-istiadat, prosedur, adab, transaksi, pajak, militer, serta kalender perayaan dan kemenangan. Selama jutaan tahun, sebelum imperium dan jauh sebelum masyarakat sapiens terbentuk, setiap Sapiens menyimpan segala informasi yang didapatkannya hanya di satu tempat saja–otak.

Namun, otak tidak selalu bisa menjadi tempat penyimpan data dan informasi yang baik. Beberapa alasannya karena kapasitas otak yang terbatas, juga otak manusia telah beradaptasi untuk menyimpan dan mengolah hanya jenis-jenis informasi tertentu, serta ingatan manusia yang cenderung menyimpang atau bahkan lupa.

Bangsa Sumer Kuno

Orang-orang yang pertama kali berhasil mengatasi masalah-masalah tersebut adalah bangsa Sumer Kuno yang hidup di Mesopotamia Selatan. Antara 3500 SM dan 3000 SM sejumlah orang jenius Sumer menciptakan sebuah sistem yang dapat menjadi alternatif dalam menyimpan data dan mengolah informasi di luar otak mengenai banyak kegiatan mereka. Sistem data yang diciptakan oleh orang-orang Sumeria inilah yang disebut dengan “tulisan”.

ARTIKEL TERKAIT •
Penemuan Stetoskop yang Pertama Kali Terbuat dari Pipa Kayu dan Secara Kebetulan

Sistem tulisan Sumer melakukannya dengan memadukan2 jenis tanda, yakni tanda untuk melambangkan angka-angka, satunya lagi untuk melambangkan manusia, tumbuhan, hewan, barang, wilayah, waktu, dsb. Namun, sistem tulisan Sumer tidak diperuntukkan untuk menuliskan dan menyalin bahasa lisan.

Sumerian 26th C Adab
Source Image

Bentuk dari sistem tulisan yang dibuat oleh bangsa Sumer adalah Aksara parsial yang merupakan sistem tanda material yang hanya dapat melambangkan jenis-jenis informasi tertentu.

Aksara parsial seperti tulisan Sumer Kuno, hanya bisa menuliskan dan mencatat hitung-hitungan pajak, utang, dan kepemilikan harta, tetapi tak bisa digunakan untuk menulis syair.

Sebaliknya, untuk Aksara penuh. Hal itu juga yang menjadi penyebab mengapa naskah-naskah pertama dalam sejarah tak berisikan puisi, filosofis, legenda, hukum, atau bahkan kemenangan raja-raja.

Jadi, tulisan begitu penting bagi kehidupan kita dan berharga bagi peradaban bangsa kuno. Tanpa tulisan, imperium-imperium dan kerajaan serta ikatan masyarakat yang lebih kompleks lagi mungkim tak akan pernah terbentuk.

Penulis: Kaesar Dwi Lambang
Editor: Yogi Arfan

ARTIKEL TERKAIT •
Ini Alasan Mengapa Bahasa Inggris Dijadikan Sebagai Bahasa Internasional

Berikan Nilai Untuk Konten ini