Proses Sperma Menjadi Bayi Dalam Islam dan Ilmu Pengetahuan

Islampedia
Usg Penting Bagi Bumil Dan Janin Catat 4 Jadwalnya M 178994 640x377
Komentar

Dalam surat An-Nahl ayat 4, diterangkan bahwa manusia berasal dari air mani. Lalu pada Al-Mu’minun ayat 14, diterangkan bahwa air mani tersebut menjadi segumpal darah, kemudian menjadi segumpal daging, lalu pada daging itu terdapat tulang-belulang, dan tulang belulang tersebut dibungkus lagi dengan daging.

Pada Hadist riwayat Imam Al-Bukhari pula pernah disampaikan tentang penggambaran proses penciptaan kita pada rahim ibu, dari janin menjadi alaqah terus menjadi mudghah.

Proses dari sperma menjadi janin menurut ilmu pengetahuan

Proses-proses yang dijelaskan oleh dalil-dalil tersebut kemudian dipelajari oleh manusia yang kemudian terciptanya penjelasan yang spesifik dari setiap proses-proses tersebut. Seperti yang kita tahu, bahwa kita berasal dari sperma yang membuahi ovum kemudian melalui proses yang cukup rumit dan panjang lalu terjadilah kehamilan pada perut ibu:

1. Sperma masuk ke sel telur.

2. Lalu sperma menjadi blastosis, mengandung lebih banyak sel, dan telah memasuki rahim.

3. Kemudian embrio menempel pada dinding rahim.

4. Pada hari ke 22 otak mulai berkembang pada embrio.

5. Kemudian hari ke 24 jantung mulai tumbuh dan berdetak namun belum memiliki kerangka hingga berumur 1 bulan.

6. Pada usia 5-6 minggu janin mulai terbentuk dan wajah, mata, mulut, hidung mulai terlihat.

7. Hari ke 40 mulai membentuk plasenta.

8. Pada usia 8 minggu plasenta mulai membungkus janin.

9. Pada usia 16 minggu, jaringan-jaringan dan pembuluh darah mulai tumbuh pada kulit janin yang tipis.

10. Usia 20 minggu rambut-rambut halus mulai meliputi permukaan kepala.

11. Kemudian janin berkembang dan tumbuh hingga berumur 40 minggu, lalu lahirlah janin yang sudah menjadi bayi tersebut ke dunia.

Isyarat ilmiah ada dalam Qur’an

Inilah salah satu contoh bahwa Allah menciptakan segala sesuatu memiliki proses, lalu proses tersebut diserukan kepada manusia agar dipelajari dan dijadikan ilmu.

Yang di mana dalil Qur’an hanya menjelaskan secara umum, tidak spesifik, berbeda dengan sains yang memiliki penjelasan yang spesifik. Qur’an bukanlah kitab ilmiah, namun isyarat ilmiah ada dalam Qur’an.

Narasumber: Yogi Arfan

Lanjut baca

68887279 1243671455832327 2882879746696282112 O 758x460
OpiniPedia

Sikap Rakyat Terhadap Pemimpin

31 Desember 2019 Bayu Pamungkas 2 mnt baca

Ada sebuah hadist Nabi, yang menyuruh kita untuk taat kepada pemimpin kita. Di antaranya, hadist tersebut berbunyi:

Baca selengkapnya