Penyakit Darah Tinggi Karena Sering Marah-marah, Apa Benar?

in , ,
marah-marah karena darah tinggi https://lifestyle.okezone.com/
Penyakit Darah Tinggi Karena Sering Marah-marah, Apa Benar?https://lifestyle.okezone.com/

Tidak asing lagi ditega kita, kamu pasti sering mendegar pernyataan ini! kalau orang yang memiliki penyakit darah tinggi bakalan sering marah-marahIni tidak hanya berlaku bagi dewasa saja, bahkan anak-anak kecilpun yang sering marah-marah juga dapat sebutan sepeti itu.

Banyak yang menyatakan bahwa orang yang cenderung marah-marah, itu artinya lagi kenak tekanan darah tinggi. Nah, dari pada penasaran. Berikut penjelasan mengenai, apa hubungan penyakit darah tinggi dengan orang yang suka marah-marah?.

Doyan Marah-marah Tandanya Hipertensi?

Pakar jantung dan hipertensi pun memberikan jawabannya, dr Arieska Ann Soenarta, SpJP, FIHA, dari Indonesian Society of Hypertension (InaSH), mengatakan bahwa belum ada bukti yang menyebut orang sering marah-marah berarti mengidap hipertensi. Namun marah-marah memang menurutnya bisa meningkatkan tekanan darah.

Marah disebabkan oleh dua faktor

Marah merupakan emosi negatif yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan.

Faktor eksternal

Faktor eksternal bisa disebabkan marah dengan orang lain, seperti marah teman atau orang lain. Jadi sangat tidak masuk akal jika orang yang suka marah-marah langsung dikategorikan sebagai orang yang memiliki penyakit darah tinggi.

ARTIKEL TERKAIT •
Arti Istilah Al Dente saat Memasak Pasta

Faktor internal

Faktor internalnya adalah marah karena depresi atau bisa juga karena kurang istirahat sehingga mudah marah atau tersinggung. Peningkatan tekanan darah secara sesaat.

Tips Menghilangkan Stres, Frustasi dan Marah

Jadi lebih tepat jika dibilang marah-marah atau cerewet itu bisa menyebabkan hipertensi. Bukan hipertensi menyebabkan seseorang menjadi sering marah-marah atau cerewet.

5 Cara Mudah Menjaga Kesehatan Mental Selama Pandemik Corona

Cara mencegah Hipertensi

Namun dr Ann mengingatkan untuk mencegah hipertensi perlu ada perhatian khusus.

Langkah pertama

Mengubah pola makan menjadi sehat, dengan mengurangi garam, makanan yang mengandung natrium tinggi. Diantaranya makanan kaleng, makanan kemasan, makanan olahan, makanan beku atau makanan yang diawetkan, makanan ringan, serta makanan cepat saji. Sebaiknya menghindari makanan-makanan tersebut untuk pencegahan hipertensi.

Makanan Yang Harus Dihindari Untuk Mencegah Kolesterol Tinggi

Langkah kedua

Lakukan aktivitas fisik minimal 30 menit per hari, olahraga merupakan kebutuhan semua orang karena dapat menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh, termasuk untuk pencegahan hipertensi. Bahkan, bagi penderita hipertensi, olahraga dapat mengurangi kebutuhan minum obat darah tinggi.

ARTIKEL TERKAIT •
5 Cara Aman Bersepeda Selama Pandemi Corona, Haruskah mengunakan Masker?

Baca juga

Berikan Nilai Untuk Konten ini